Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Februari 2024 | 02.15 WIB

Simak, 8 Hikmah di Balik Peristiwa Isra Miraj, Momen yang Diperingati Setiap 27 Rajab

Jadwal Peringatan Isra Miraj di Tahun 2024. (Sumber: Freepik) - Image

Jadwal Peringatan Isra Miraj di Tahun 2024. (Sumber: Freepik)

JawaPos.com - Segala sesuatu merupakan kehendak Alla SWT, salah satunya peristiwa Isra Miraj.

Isra Miraj sendiri diperingati setiap 27 Rajab, dan ternyata memiliki banyak hikmah yang belum diketahui banyak orang.

Dikutip dari NU Online, berikut ini delapan hikmah dibalik peristiwa Isra Miraj yang sebentar lagi akan dilaksanakan.

Pertama, tingginya derajat kehambaan. Dalam surat Al-Isra’ ayat satu yang mengisahkan peristiwa Isra Miraj, kata yang digunakan untuk menyebut Nabi Muhammad saw adalah ‘abdun’ yang berarti hamba.

Ini menunjukkan hamba yang benar-benar bertakwa kepada Allah mendapat derajat begitu luhur di sisi-Nya.

Penyebutan kata 'abdun' yang ditunjukkan untuk Nabi Muhammad tidak hanya terdapat dalam surat ini saja, dalam surat lain seperti Al-Baqarah ayat 23 dan Al-Jin ayat 19 juga demikian.

Kedua, pembekalan dakwah yang tangguh. Sebelum peristiwa Isra Miraj, orang-orang yang Nabi cintai dan mendukung misi dakwahnya sepenuh hati silih berganti meninggal dunia, di sisi lain penindasan kaum Quraisy semakin hebat.

Ujian bertubi-tubi yang Allah lakukan ini agar Nabi benar-benar tangguh dalam berdakwah.

Ketiga, menyampaikan kebenaran meskipun pahit. Begitu pagi setelah malam Isra Miraj, Nabi mengabarkan apa yang baru dialaminya ke penduduk Makkah. Praktis, banyak orang yang tidak percaya dengan kabar ‘tidak masuk akal’ ini.

Ini menunjukkan bahwa kebenaran harus tetap disampaikan, meskipun banyak mendapat penolakan.

Keempat, syariat Nabi Muhammad menghapus syariat nabi-nabi terdahulu. Saat peristiwa Isra Miraj, Rasulullah saw menjadi imam shalat bagi nabi-nabi terdahulu.

Ini bukti bahwa mereka tunduk dan mengikuti risalah Nabi Muhammad saw sekaligus menjadi isyarat bahwa syariatnya telah menghapus syariat nabi-nabi sebelumnya.

Kelima, keistimewaan Masjidil Aqsha bagi umat Muslim.

Dalam perjalanan Isra’, masjid yang berada di Palestina itu menjadi tempat tujuan Nabi, sebelum akhirnya bertolak ke Sidratul Muntaha. Ini merupakan indikasi betapa mulianya masjid tersebut.

Bahkan masjid ini pernah menjadi kiblat shalat sebelum akhirnya berganti Ka’bah. Pahala shalat Baitul Maqdis (Masjid al-Aqsha) juga 500 kali lipat dibanding masjid biasa.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore