Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Februari 2024 | 15.02 WIB

Jenis Debat yang Dilarang Dalam Agama Islam dan Dampak Negatifnya

Ilustrasi debat yang dilarang agama Islam. - Image

Ilustrasi debat yang dilarang agama Islam.

Artinya, Mereka berkata, Manakah yang lebih baik, tuhan-tuhan kami atau dia (Isa)? Mereka tidak memberikan (perumpamaan itu) kepadamu, kecuali dengan maksud membantah saja. Sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar. (QS Az Zukhruf:58)

Merespons dari ayat itu Ibnu Hazn menyebut bahwa model debat jenis tersebut adalah debat yang negatif karena sudah jelas bukti ada di tengah-tengah mereka tapi mereka menyangkal kebenaran. Debat model ini juga disinggung Rasulullah SAW dalam hadis:

ا ضَلَّ قَوْمٌ بَعْدَ هُدًى كَانُوا عَلَيْهِ إِلاَّ أُوتُوا الجَدَلَ، ثُمَّ تَلاَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَذِهِ الآيَةَ: {مَا ضَرَبُوهُ لَكَ إِلاَّ جَدَلاً بَلْ هُمْ قَوْمٌ خَصِمُونَ}

Artinya: Tidaklah suatu kaum tersesat setelah mendapat petunjuk yang ada pada mereka melainkan karena mereka suka berbantah-bantahan. Kemudian Nabi membaca ayat ini: Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar (Az Zukhruuf: 58). (HR At-Tirmidzi)

Dampak Negatif Debat Berkepanjangan

  1. Mengobarkan kemarahan

Akibat debat berkepanjangan dapat tersulutnya emosi dari satu pihak atau kedua belah pihak. Sikap marah yang dihasilkan satu pihak dibalas dengan sikap yang sama pihak lain.

  1. Merusak hati kedua pihak karena terbakar emosi

Emosi yang tidak terkendali dapat menyebabkan hilangnya akal masing-masing, keadaan semakin parah ketika masing-masing pihak sudah mengeluarkan otot dari pada akal. Sehingga, terjadi adu kekuatan fisik dan buka adu mulut.

  1. Menimbulkan permusuhan

Pihak-pihak yang menang secara retorika bisa jadi pada akhirnya mengalami kekalahan secara fisik. Hal ini bisa menyulut solidaritas sehingga melebar kepada sebuah permusuhan kedua kelompok.

  1. Menumbuhkan kebencian

Kedua belah pihak bisa sewaktu waktu membakar emosi yang menyebabkan kebencian tak bisa dipadamkan pada akhirnya akan menjadi bara dendam kesumat dan berpotensi melanggengkan permusuhan.

Cara Menghindari Debat yang Negatif

  1. Bersikap Sportif dalam berdebat

Sayyid Abdullah bin Alawi Al Haddad menekankan agar kita memiliki sportivitas dalam berdebat, yakni bersikap jujur terhadap suatu kebenaran pihak lain.

  1. Meninggalkan kejahilan

Apabila kita meyakini bahwa pendapat kita benar dan pihak lawan pendapatnya salah karena kejahilanya maka sebaiknya kita segera meninggalkan orang tersebut karena tidak sepatutnya kebenaran dikaburkan oleh kejahilan dan apalagi dikalahkan oleh kebatilan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore