Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 Januari 2024 | 14.10 WIB

Banyak Keberkahan! Khutbah Jumat Di Bulan Rajab

Materi Khutbah bersama jamaah sholat Jumat (pin.it/MCqZp56SI) - Image

Materi Khutbah bersama jamaah sholat Jumat (pin.it/MCqZp56SI)

JawaPos.com - Bulan yang dimuliakan oleh Allah swt dan Rasulullah saw, sebagaimana banyak disebutkan di dalam Al-Qur'an maupun hadits.

Salah satu kemuliaan bulan Rajab adalah dengan dilipatgandakan pahalanya bagi orang yang beramal kebaikan, dan juga sebaliknya.

Karena memiliki banyak keistimewaan dan kemuliaan, bulan Rajab menjadi salah satu bulan yang penuh keberkahan, yakni bertambahnya kebaikan bagi umat Islam.

Rajab merupakan bulan yang dimuliakan oleh Allah swt dan Rasulullah saw, sebagaimana banyak disebutkan di dalam Al-Qur'an maupun hadits.

Salah satu kemuliaan bulan Rajab adalah dengan dilipatgandakan pahalanya bagi orang yang beramal kebaikan, dan juga sebaliknya.

Karena memiliki banyak keistimewaan dan kemuliaan, bulan Rajab menjadi salah satu bulan yang penuh keberkahan, yakni bertambahnya kebaikan bagi umat Islam.

Bulan yang di dalamnya dianjurkan untuk mulai melipatgandakan amal saleh, baik yang bersifat pribadi seperti puasa sunnah maupun yang bersifat sosial, seperti menjalin silaturahmi, mengurai dan menyelesaikan problem sosial, dan lain-lain.

Relevan juga untuk diingatkan kembali, karena kita sebagai bangsa mulai memasuki tahun politik, yang kadang membuat lupa arti pentingnya persaudaraan, terutama persaudaraan sesama anak bangsa atau ukhuwah wathaniyah.

Ma'asyiral muslimin hadanallah wa iyyakum ajma’in. Islam Rahmatan Lil ‘Alamin dipahami oleh para ulama dari QS. al-Anbiya’ [21] ayat 107.

Ayat ini secara tekstual menjelaskan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam diutus oleh Allah subhanahu wata'ala sebagai rahmat yang luas dan besar bagi semesta alam atau Muhammad diutus sebagai bukti rahmat Allah bagi semesta alam.

Allah subhanahu wata'ala tidak membiarkan makhluk terbaik yang dimuliakanNya, yaitu manusia hidup tanpa pegangan dan tuntunan sehingga terjerumus dalam jurang kenistaan dan jatuh pada titik puncak kehinaan.

Untuk itulah, sebagai bukti kasih dan sayang-Nya, Allah mengutus para rasul di tengah-tengah masyarakat.

Para rasul inilah, termasuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang telah membuka jalan hidayah, sehingga manusia dapat membangun kehidupannya dengan penuh cinta dan damai, tanpa kekerasan, fairness tanpa diskriminasi dan bully, penuh toleransi, dan tanpa subordinasi.

Nabi Muhammad juga sebagai sosok nabi rahmah. Bagaimana tidak, sosoknya tak henti dipuji dan kehidupannya tak kering dipelajari, meskipun pada saat yang sama, hinaan padanya juga terus terjadi dan bahkan sebagiannya diabadikan dalam kitab suci yang ia terima dari Rabbul izzati.

Sebagai manusia, Nabi Muhammad mengalami apa yang dialami manusia pada umumnya, seperti rasa kesal, gusar, kecewa, bingung, lelah, sedih, senang, dan lain-lain.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore