
Ilsutrasi Ferry penyeberangan antar pulau (JawaPos.com
JawaPos.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menggelar program acara mudik gratis pada hari raya Idul Fitri 1440 H. Kegiatan mudik gratis tersebut bertujuan meminimalisir pemudik yang menggunakan kendaraan roda. Sambutan masyarakat pun luar biasa dengan ludesnya tiket yang disediakan oleh Kemenhub.
Tercatat sejak Rabu (15/5), pendaftaran kuota mudik gratis yang disediakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dengan kapal penyebrangan untuk jurusan Jakarta menuju Semarang telah mencapai 100 persen. Antusiasme masyarakat yang besar itu diharapkan dapat mengurangi angka kecelakan dalam arus mudik kali ini.
“Untuk tahun ini, kami adakan mudik gratis kembali. Ada dengan bus dan kapal Ro-Ro. Untuk kapal Ro-Ro kali ini ada 2 kota tujuan yaitu Semarang dan Lampung,” jelas Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi dalam keterangannya, Jumat (17/5).
Budi mengatakan, Kemenhub juga telah mengimbau kepada pemudik untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor. Menurut Budi, mudik menggunakan sepeda motor akan membahayakan keselamatan pengguna transportasi.
“Resikonya besar sekali jika mudik dengan sepeda motor, makanya kami adakan mudik gratis dengan armada bus atau kapal penyeberangan/ kapal Ro-Ro,” katanya.
Di sisi lain, dia mengatakan, ada banyak keuntungan lain jika pemudik lebih memilih untuk menggunakan moda transportasi kapal Ro-Ro. Selain anti macet, pemudik juga akan lebih effisien dalam waktu perjalanan ke kampung halaman.
“Kalau diprediksikan 6 jam perjalanan ya tidak akan molor, sehingga masyarakat dapat memastikan kapan akan tiba di tujuan,” ujar Dirjen Budi.
Adapun kapal yang digunakan untuk mudik gratis kali ini adalah kapal Ro-Ro dengan volume 5.000 Gross Tonnage (GT). Kapal tersebut memiliki kapasitas daya angkut sebanyak 500 kendaraan sepeda motor dan 1.000 penumpang setiap kapalnya.
Sementara berdasarkan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, untuk mudik 2019 ini diperkirakan ada kenaikan penumpang kapal Ro-Ro sebesar 2,89%. Tahun 2018 lalu jumlah penumpang sebanyak 4,40 juta orang dan tahun 2019 ini diperkirakan sebanyak 4,53 juta orang.
Hingga kemarin untuk kuota mudik gratis dengan kapal Ro-Ro yaitu:
a. Rute Tanjung Priok-Semarang 1 (arus Mudik)
Motor : 477 (95%)
PNP : 1.000 (100%)
b. Rute Tanjung Priok-Semarang 2 (arus Mudik)
Motor : 101 (20.2%)
PNP : 303 (30.3%)
c. Rute Semarang- Tanjung Priok (arus Balik)
Motor : 301 (60.2%)
PNP : 734 (73.4%)
d. Rute Tanjung Priok- Panjang (arus Mudik)
Motor : 100 (20%)
PNP : 220 (22 %)
e. Rute Panjang-Tanjung Priok (arus Balik)
Motor : 50 (10 %)
PNP : 122 (12.2 %)
Sebagaimana diketahui, kapal Ro-Ro akan diberangkatkan dari Tanjung Priok pada 1 Juni mendatang. Khusus untuk rute Jakarta menuju Semarang, akan berangkat pada pukul 09.00 dan 12.00, sedangkan Jakarta-Panjang menyusul pada sore harinya pukul 17.00.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
