Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Oktober 2015 | 06.25 WIB

Oh Gituu Alasannya? Jepang Dieliminasi di Proyek Kereta Cepat

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Keputusan pemerintah memilih investor Tiongkok mengerjakan proyek kereta cepat Jakarta – Bandung sudah bulat. Alasan memilih negara tirai bambu, karena dinilai lebih siap dan punya kelebihan dibanding negeri  samurai itu. Kekurangan Jepang dibanding Tiongkok adalah Jepang tidak memiliki Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti di Indonesia, Tiongkok atau negara lainnya. 



"‎Dalam konteks itulah keputusan dibuat, Jepang juga ditawarkan tetapi Jepang kan tidak punya BUMN seperti di tempat lain. Jadi, bukan diputuskan, tetapi ditawarkan," jelas Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10).



Mantan Sekjen DPP PDIP ini mengatakan, syarat Indonesia menerika kerja sama membangun proyek kereta cepat ada tiga pertimbangan. Pertama, dengan cara business to business (b to b). Kedua, tidak menggunakan uang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan ketiga, tidak ada jaminan pemerintah.



‎”Jepang jangan kecewa tidak lolos di proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Kerja sama Indonesia dengan Jepang masih tersedia, seperti, power plant atau pabrik pembangkit( listrik) di mana Jepang menjadi kontraktor utamanya. 



Pram sebutan akrab Pramono meminta tolong proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, tidak usah dipeributkan. Yang jelas, dalam setiap kerja sama, pemerintah akan memperhatikan keuntungannya.



 "Jadi, kami juga memperhatikan benefit sebaik-baiknya untuk masyarakat dan pemerintahan kita," pungkasnya. (dna/jpg)

Editor: Idham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore