Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Juli 2023 | 23.10 WIB

Sambut Tahun Baru Islam, Ini Tiga Makanan Khas Satu Suro di Indonesia

Warga membawa bubur Asyura yang akan dibagikan kepada warga lainnya saat tradisi membagi bubur asyura di komplek makam Sunan Kudus, Kudus, Jawa Tengah, Rabu (19/9)

JawaPos.com – Tahun baru Islam 1445 Hijriah atau 1 Muharam akan jatuh pada Rabu (19/7) mendatang. Untuk menyambutnya, biasanya umat muslim di Indonesia akan melakukan banyak hal.

Dalam penanggalan Jawa, 1 Muharam disebut dengan 1 Suro. Dengan kearifan lokalnya, umat muslim di Indonesia biasanya akan mengadakan rangkaian acara tradisional untuk menyambut tahun baru Islam, seperti kenduri hingga grebek Suro.

Selain itu, di momen ini juga akan ada makanan-makanan yang hanya bisa ditemukan di momen Suro saja. Berikut ini tiga makanan khas satu Suro yang ada di Indonesia, dirangkum dari berbagai sumber:

Bubur Suro

Bubur Suro adalah bubur yang berisi beberapa kondimen khas, seperti beras putih, beras merah, kacang hijau, santan dan lain-lain. Nama Suro sendiri, diambil dari kata Asyuro.

Biasanya, bubur Suro dibuat dalam jumlah yang besar dan lalu dibagikan ke masyarakat sekitar atau anak-anak yatim.

Konon, bubur Suro dibuat sebagai perwujudan rasa syukur manusia kepada Tuhan atas berkah dan nikmat yang diberikan selama ini. Selain itu, juga menitip harapan agar selalu dilimpahi rezeki, kesehatan dan keselamatan di tahun berikutnya.

Gunugan tumpeng diarak menyambut tahun baru Islam

Gunungan

Gunungan hampir selalu ada di momen-momen besar adat Jawa atau peringatan hari besar Islam, termasuk malam satu Suro. Gunungan Suro bisa ditemukan di acara kirab Suro atau grebek Suro di sejumlah daerah di Indonesia.

Biasanya, gunungan diisi dengan hasil bumi, seperti sayuran, bumbu dapur, buah-buahan, bahkan juga snack. Orang-orang di acara grebek Suro, akan saling berebut isi gunungan, karena dipercaya akan mendapatkan berkah dari acara tersebut.

Adapun isi gunungan yang melimpah dan dinikmati ratusan orang, merupakan wujud rasa terimakasih manusia kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas kelimpahan hasil bumi yang diberikan selama ini.

Pembuatan kue apem

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore