
Ilustrasi
JawaPos.com - Indonesia tidak kekurangan profesor. Buktinya, banyak guru besar asal Indonesia menjadi lulusan dari Jepang dan negara lainnya.
Hal itu dikatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) saat membuka visiting world class professor di Kementerian Riset, Teknologi (Ristek) dan Pendidikan Tinggi (Dikti) Jakarta, Senin (19/12).
Menurut JK, dengan kedatangan para professor diaspora Indonesia dari berbagai negara di luar negeri bisa membangun semangat pendidikan tinggi di Indonesia. Sehingga, ilmu pengetahuan dikti terus berkembang.
”Peningkatan tidak hanya ilmu pengetahuan saja, tapi meliputi bidang sosial dan bidang ekonomi,” tambah JK dilansir Indopos (Jawa Pos Group).
JK menuturkan, ilmu pengetahuan dan teknologi berperan penting mewujudkan negara maju. Apalagi Iptek sangat dinamis dan berkembang luar biasa di segala ilmu. Dikatakan JK, perguruan tinggi (PT) memiliki peran penting terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan riset.
”Kita sudah melakukan berbagai upaya seperti meningkatkan mutu riset dan pendidikan di Indonesia, menjadikan PT sebagai center of excellence dan menjalin kerja sama dengan negara-negara lain. Kita ingin bangun kembali spirit itu,” ungkap JK.
Program Visiting World Class Professor merupakan program Kementerian Ristek dan Dikti untuk memulangkan para ilmuwan Indonesia yang bekerja di luar negeri.
Menteri Ristek dan Dikti Mohamad Nasir menegaskan, anggaran negara untuk riset masih sangat rendah. Hal tersebut tidak sebanding dengan keinginan untuk memajukan riset di Indonesia.
”Kalau kita lihat dalam pembiayaan ini yang sangat menyedihkan,” ungkap Mohamad Nasir. (nas/yuz/JPG)

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
