Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Desember 2016 | 00.52 WIB

Kemensos Gelontorkan Rp 2 Miliar Lebih untuk Gempa Aceh

Alat berat membersihkan puing bangunan untuk mengevakuasi korban pasca-gempa melanda Pidie Jaya, Rabu (7/12). - Image

Alat berat membersihkan puing bangunan untuk mengevakuasi korban pasca-gempa melanda Pidie Jaya, Rabu (7/12).

JawaPos.com - Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa memastikan bantuan logistik yang disalurkan pemerintah terdistribusi merata.



Tim yang diterjunkan sejak hari pertama, telah melakukan pemetaan sebaran pengungsi akibat gempa Aceh yang tejadi Rabu pagi (7/12) tersebut.



Hingga saat ini, Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial setempat telah mendirikan posko pengungsi sekaligus dapur umum lapangan di tujuh titik.



"Total bantuan yang digelontorkan Kementerian Sosial untuk bencana Gempa Aceh berjumlah Rp 2 miliar lebih," ujar Khofifah dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (8/12).



Bantuan tersebut, lanjut Khofifah, terdiri dari tenda keluarga, tenda gulung, matras, selimut, family kit, food ware, kids ware, baju, mi instan, makanan kaleng, dan berbagai jenis sembako.



"Total ada 7500 pengungsi yang ditangani. Mayoritas perempuan dan anak-anak. Saya sudah meminta kepada tim di lapangan untuk mendistribusikan bantuan secara proporsional sesuai kebutuhan," katanya.



Rincian posko yang telah didirikan oleh Kementerian Sosial yakni, Posko Desa Rieng Blang Kecamatan Mereudu dengan 500 jiwa pengungsi, Posko Desa Meuraxa Barat Kecamatan Meureudu 800 jiwa pengungsi, Posko Desa Paru Lueng Putu Kecamatan Bandar Dua 700 jiwa pengungsi.



Kemudian Posko Desa Meunasah Bi dan Mancang Kecamatan Meurah Dua 800 jiwa, Posko Desa Meunasah Balik Kecamatan Meuereudu 3000 jiwa, Posko Desa Pangwa Me Kecamatan Trienggadeng 600 jiwa, dan Posko Desa Pante Reng Samalabga 1100 jiwa.



Khofifah mengungkapkan, di tiap posko tersebut juga terdapat tim trauma healing yang mendirikan "Pondok Anak Ceria". Di sana anak-anak nantinya diajak belajar, bermain, bernyanyi, dan berbagai kegiatan kesenian lainnya.



Pondok Anak Ceria, lanjut Khofifah, dikelola oleh para profesional yang terdiri dari psikolog, mahasiswa dan relawan yang berkonsentrasi terhadap psiko sosial dan pertumbuhan anak ditengah bencana, guna mendukung dan memahami kebutuhan anak.



"Nanti secara khusus menghibur anak-anak korban bencana. Harapannya mereka bisa melupakan bencana gempa yang baru saja dialami," tuturnya.



Terkait santunan, Khofifah menambahkan, Kemensos tengah mengidentifikasi ahli waris untuk selanjutnya diberikan santunan kematian sebesar Rp 15 juta. Sedangkan untuk korban luka berat, maksimal bantuan yang diberikan Rp 5 juta dan luka ringan maksimal Rp 2,5 juta. (cr2/JPG)

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore