
Ilustrasi
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa gempa bumi 6,5 SR yang mengguncang Pidie Jaya, Aceh, Rabu (7/12) lalu berbeda dengan gempa yang sempat mengguncang Aceh pada tahun 2004 lalu.
"Gak ada, pegerakannya beda," kata Kepala Sub-Bidang Informasi BMKG, Harry Tirto Djatmiko menyebut saat dikonfirmasi, Kamis (8/12).
Dia menjelaskan, pada gempa bumi Aceh tahun 2004 yang mengakibatkan tsunami pergerakan sesarnya naik turun. Sedangkan pada gempa bumi Aceh 7 Desember 2016 lalu pergerakan sesarnya tidak naik turun.
Selain itu, gempa bumi Aceh tahun 2004 lalu pusat gempatnya adalah di laut, sedangkan gempabumi 7 Desember 2016 kemarin pusat gempanya adalah di darat.
"Tahun 2004 itu gempa besar dan sangat besar, sesarnya, naik turun, patahannya naik turun, dan itu laut. Ini (gempa 7 Desember di Pidie Jaya) di darat, pergerakannya, tidak naik turun, hanya bergeser," kata dia. (elf/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
