Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Desember 2016 | 22.08 WIB

Soal Gempa Susulan Aceh, Begini Kata BMKG

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerangkan, gempa tidak bisa diprediksi kapan dan di mana akan terjadi. Terlebih gempa yang ada di Aceh.



Terkait kemungkinan terjadi gempa susulan di daerah Pidie Jaya, Aceh hari ini, Kamis, 8 Desember 2016, BMKG menjelaskan bahwa setiap detik selalu terjadi pergerakan struktur bumi dan batuan.



"Gempa tidak bisa dipresdiksi. Lalu pergerakan struktur bumi dan batuan setiap detik terjadi pergerakan, hanya masyarakat tidak bisa merasakan kondisi itu. Apabila terjadi tumpukan, baru seketika dirasakan gempa besar," kata Kepala Sub-Bidang Informasi BMKG, Harry Tirto Djatmiko saat dikonfirmasi Kamis (8/12).



Namun demikian, berdasarkan pemantauan pihaknya hingga siang ini, Harry menyebut bahwa sudah hampir tidak terasa adanya gempa susulan di daerah Pidie Jaya, Aceh.



"Tren susulanya mengecil sejak kemarin, trennya sudah mulai mengecil. Saat ini hampir tidak bisa dirasakan," tambahnya.



Diketahui, gempa terjadi di Aceh sekitar pukul 05.00 WIB, Rabu (7/12) pagi. Gempa berkekuatan 6,5 SR ini merobohkan berbagai bangunan, termasuk rumah, masjid, dan sekolah. Selain itu, gempa tersebut juga menimbulkan puluhan korban jiwa. (elf/JPG)



Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore