alexametrics

Menanam Peach dan Aprikot di Rumah

Cuaca Panas Justru Disukai agar Bisa Berbunga
26 April 2021, 05:12:02 WIB

Di negara tropis, buah impor –seperti persik, aprikot, plum, hingga aneka ragam beri– termasuk buah eksotis. Ada anggapan, pohon buah-buah tersebut tak mungkin tumbuh di iklim Indonesia. Padahal, itu tidak benar, lho.

BERAGAM pohon buah impor tumbuh subur. Buahnya pun lebat. Ada peach, aprikot, plum, dan banyak lainnya. Foto-foto pohon buah yang subur di laman Instagram Homegarden itu bukan diambil dari kebun luar negeri. Melainkan, dari rekanan petani di tanah air. Pemilik nursery Homegarden Erni Jayaningrum menceritakan, ada beberapa jenis tanaman buah impor yang bisa tumbuh baik di Indonesia.

’’Yang sudah terbukti bisa beradaptasi sampai berbuah di iklim kita ada peach atau kalau di Korea, disebut bogsung-a. Yang dibudidayakan juga ada beberapa jenis,” ungkapnya. Selain itu, ada aprikot, plum, dan pir. Ditambah beberapa tanaman yang lebih dulu familier seperti stroberi, apel, dan anggur. Erni menilai, ada salah kaprah terkait tanaman buah eksotis di tanah air.

Banyak orang mengira, pohon-pohon buah itu hanya bisa ditanam di dataran tinggi. Atau, daerah yang beriklim sejuk. ’’Itu stigma yang keliru. Tanaman seperti persik, aprikot, dan anggur justru lebih suka cuaca hangat agar bisa berbunga,” lanjut pekebun yang berbasis di Malang tersebut. Dengan begitu, iklim tropis sebenarnya pas untuk beberapa jenis tanaman buah.

Erni menjelaskan, pohon buah impor lebih dulu diadaptasikan dengan iklim Indonesia. Pohon ditanam di kebun-kebun jaringan petani rekanan Homegarden. Jika berhasil tumbuh baik, biasanya pohon itu akan mulai belajar berbuah.’’Kalau adaptasinya berhasil, mulai berbuah di sekitar umur 2–3 tahun. Maksimal 5 tahun,” paparnya. Tanaman produktif itulah yang kelak jadi indukan untuk bibit-bibit baru.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : fam/c7/nor

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads