
TERINSPIRASI FILM: Miley Radita (kiri) dan Feby Vincensia mengapit Julio. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Peminat olahraga berkuda tidak sebanyak sepeda atau olahraga populer lain. Belakangan, mulai banyak yang penasaran menjajal berkuda. Termasuk Miley, 9, dan Vivaldi, 7, yang berlatih menunggang kuda. Mama mereka juga ikut menemani latihan.
Miley Radita berkali-kali menggoyangkan kaki. Pandangannya terus mengarah ke gerbang. Dia tidak sabar ketemu Julio. Julio yang ditunggu Miley bukanlah artis. Melainkan seekor kuda yang akan menemaninya berlatih di Emporium Horse Club. Begitu hewan berkaki empat itu tiba, dia langsung bersiap-siap. Dibantu sang ibu, Feby Vincensia, Miley naik perlahan ke punggung Julio. ’’Jinjit sedikit, sayang,’’ kata Feby.
Meski Miley sudah duduk di pelana, Julio tidak langsung jalan. Miley harus menyapa dulu si kuda agar kompak dan bisa bekerja sama di arena. ’’Jadi, mesti cocokin karakter kita sama karakter si kuda,’’ tutur Feby. Apalagi, Miley baru mulai berkuda dan belum memiliki kuda khusus.
Latihan berlangsung selama 45 menit. Setelah itu, biasanya ada jeda sebentar agar si kuda bisa beristirahat. Durasinya sebentar. Namun, olahraga berkuda ternyata menguras tenaga. ’’Biasanya seminggu sekali. Tiap Sabtu gitu,’’ ucap Miley, lalu tersenyum.
Photo
TERINSPIRASI FILM: Verawaty Budiyanto membantu Vivaldi Novaniel Nixon menaiki Jeff. Berkuda menjadi hobi baru anak-anak selama pandemi. (ANGGER BONDAN/JAWA POS)
Hal serupa dijalani Verawaty Budiyanto dengan anaknya, Vivaldi Novaniel Nixon. Mereka berempat sama-sama penghobi berkuda kelas pemula. Mereka malah baru mulai berkuda saat pandemi Covid-19 merebak. ’’Aku lihat anak-anak bosan karena kurang kegiatan fisik selama sekolah daring,’’ jelas Vera.
Peminat olahraga berkuda tidak sebanyak sepeda atau olahraga populer lain. Jadi, suasana arena latihan lebih sepi. Apalagi, jarak antarorang tidak mungkin berdekatan. Dengan begitu, risiko persebaran virus bisa dibilang minimal.
Selain alasan kesehatan, Vera mengakui bahwa image berkuda itu cool banget. ’’Apalagi, di film, kita suka lihat kan adegan berkuda. Kayak keren gitu. Jadi penasaran kan,’’ ungkap perempuan yang berdomisili di CitraLand tersebut.
Miley juga merasa begitu. Dia sering melihat adegan berkuda di film dan kartun. Karena itulah, dia bersemangat saat sang ibu mengajaknya menjajal naik kuda. Ternyata, saat dia mencoba berkuda, rasanya wow banget. Mulai mau naik ke punggung kuda saja, rasanya sudah deg-degan. ’’Rasanya takut jatuh terus!’’ kata Vera, kemudian menggelengkan kepala.
Beda dengan reaksi Valdi, sang anak. Tidak ada rasa takut yang tebersit. ’’Semangat aja mau naik kudanya,’’ sahut anak 7 tahun tersebut sambil tersipu malu. Anak kedua Vera itu memang penyuka binatang sehingga begitu bersemangat saat harus berinteraksi dengan kuda.
Mengajak anak berkuda sebenarnya memiliki beberapa manfaat. Vera dan Feby sama-sama merasa kedua anaknya makin fokus saat sekolah daring. ’’Memang naik kuda ini kan butuh fokus tinggi. Meleng dikit bisa jatuh atau kudanya tak terkendali,’’ terang Vera.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
