Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Agustus 2023 | 16.54 WIB

Lakoni Kreator Konten, Eky Meisarani Bisa Kerja Sama dengan Jenama Kesayangan

RAGAM GRWM: Eky memamerkan hasil karya pulasan make-up-nya dalam kolase empat foto yang berbeda. - Image

RAGAM GRWM: Eky memamerkan hasil karya pulasan make-up-nya dalam kolase empat foto yang berbeda.

SEBAGAI gadis zaman now, Eky Meisarani akrab dengan teknologi. Tiga tahun terakhir, alumnus FISIP sebuah kampus swasta di Bandung itu menekuni bidang kreatif sebagai kreator konten. Karena diawali pada masa pandemi, mau tak mau, dia menggarap semuanya sendirian. Mulai beride, menerapkan rancangan, memproduksi konten, menyunting, hingga mengunggahnya ke medsos pribadi.

Konten yang dibikin Eky tidak jauh-jauh dari make-up. Kala itu, sekitar 2020, dia membuat video tutorial make-up. ”Karena aku memang suka make-up,” ungkapnya pada Jumat (18/8) pekan lalu.

Bermodal kamera pinjaman, Eky membuat video yang kemudian dia unggah ke medsosnya. Respons baik dari publik terhadap video pertamanya mengantarkan dia pada pembuatan video kedua, ketiga, dan seterusnya. ”Alhamdulillah, orang tua aku sangat support,” imbuhnya.

Bentuk dukungan itu diwujudkan orang tua Eky dengan membelikan putri mereka sebuah kamera. Sejak itu, Eky kian termotivasi dan semakin serius menggarap konten demi konten. Apalagi, sebagai kreator konten yang mandiri, dia hanya membutuhkan sambungan internet yang stabil untuk berkreasi.

Eky dalam salah satu adegan behind the scene pembuatan kontennya.

Tertempa sebagai kreator konten yang mengerjakan semuanya sendirian selama pandemi, Eky pun berkreasi tanpa batas. Lebih-lebih setelah segala pembatasan sosial dicabut seiring berubahnya pandemi menjadi endemi.

Saat diwawancarai Jawa Pos pada pertengahan bulan ini, Eky sibuk mengerjakan konten video untuk salah satu beauty brand. Meski sudah dikenal luas sebagai kreator konten, dia tetap terlibat aktif dalam seluruh tahapan produksi. ”Menurutku, dengan terjun langsung dan mengerjakan semuanya sendiri, aku bisa lebih mengeksplorasi kemampuan,” imbuh pekerja keras yang kini sedang getol belajar videografi itu.

Nyaman bekerja sendiri dan menuangkan kreasinya yang tanpa batas, Eky mengaku terpikir juga untuk punya tim. Saat ini ada satu orang yang khusus membantunya dalam memproduksi konten. Namun, tetap saja, dia terlibat dalam seluruh rangkaian prosesnya. ”Aku memang tertarik dan menikmati proses pembelajarannya,” paparnya.

Sebenarnya, apa tahap yang paling krusial dalam membuat konten? Tanpa ragu-ragu, Eky menyebut beride sebagai tahap yang paling melelahkan sekaligus mengesalkan. Sebab, dia tidak mau ada pengulangan dalam setiap kontennya. Selain itu, setiap konten harus menunjukkan ciri khasnya. Jadi, publik akan langsung tahu bahwa konten itu buatan Eky ketika melihatnya tayang di medsos.

”Aku secara tidak langsung dituntut untuk mencari ide baru untuk setiap video yang aku kerjakan,” katanya. Namun, bukan Eky jika tantangan untuk terus punya ide baru nan segar itu membuatnya terbebani. Sebaliknya, dia malah berusaha lebih keras untuk menaklukkan semua tantangan. Apalagi, tiap tantangan yang berhasil dia selesaikan membuatnya semakin dekat dengan kesepakatan bisnis atau kerja sama dengan jenama-jenama kosmetika kenamaan. Terutama jenama kesayangan yang selama ini menjadi idolanya.

”Karena ini memang bidang yang aku cintai. Aku suka make-up, skincare, dan bergaya di depan kamera,” ujarnya. Selain itu, dia senang bisa berbagi cerita dan pengalaman kepada banyak orang. ”Mulai aja dulu. Terkesan klise, tapi itulah yang sering aku ucapkan ke banyak orang yang baru mau memulai kariernya dalam berkonten,” ungkapnya. (syn/c19/hep)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore