
DIBURU PENGGEMAR: Andrey Ernata menunjukkan monstera varigata yang lagi populer. Harga tanaman tersebut mencapai jutaan rupiah. (DIPTA WAHYU/JAWA POS)
JawaPos.com – Tanaman jenis monstera kini ngetren. Harganya pun melejit. Apalagi yang jenis variegata. Harganya bisa selangit. Masyarakat awam kini diminta hati-hati karena bisa-bisa tertipu jika tidak jeli. Sebab, variegata bukan sekadar bercak putih, tetapi juga punya karakter khusus.
Pencinta tanaman dalam ruangan (indoor plants) tentu tidak asing dengan tanaman monstera. Terutama monstera variegata. Tanaman monstera memiliki banyak jenis. Misalnya, monstera borsigiana, deliciosa, hingga obliqua atau yang kerap disebut Janda Bolong.
Semua jenis monstera itu bisa mengalami variegate atau mutasi gen. Penghobi sering menyebutnya dengan kelainan gen. Sebab, warna daun akan berubah. Tidak semuanya hijau. Bahkan, ada yang putih maupun kuning.
Penghobi tanaman sekaligus arsitek lanskap Dodik Ferdianto menjelaskan, daun monstera variegata punya corak yang unik. Garis tepinya juga tegas. Nah, bagi orang awam, memang sedikit susah mengenali tanaman tersebut.
Photo
DIBURU PENGGEMAR: Andrey Ernata menunjukkan monstera varigata yang lagi populer. Harga tanaman tersebut mencapai jutaan rupiah. (DIPTA WAHYU/JAWA POS)
Sering kali penjual yang nakal mengelabui pembeli dengan tanaman lain. Bukan jenis monstera. Melainkan sirih gading. Saat masih kecil, sekilas bentuk dua tanaman itu sama. Maklum, daunnya sama-sama belum pecah.
Karena itu, garis dan warnanya harus diperhatikan. Monstera variegata berwarna pekat dan punya garis tebal. Sementara itu, sirih gading memiliki daun dengan bercak putih. Dodik menyatakan bahwa karakteristik tanaman sirih gading memang seperti itu. Jadi, bukan variegata.
Baca juga: Memaksimalkan Lahan Sempit ala Mbak Bule
Variegata bisa terjadi pada semua jenis monstera. Uniknya, meski jenis variegata, tanaman tersebut bisa kembali seperti normal. Alias, tidak ada warna putih di daun atau batang. Namun, jangan khawatir. Jenis variegata selamanya akan tumbuh dengan corak yang khas. Hanya, dibutuhkan waktu. ’’Memang harus sabar,’’ kata Dodik.
Alumnus arsitektur lanskap Universitas Brawijaya (UB) itu mengungkapkan, bila memang bibitnya berasal dari monstera variegata, nanti ciri khasnya bisa kembali muncul. Bahkan, coraknya bisa lebih bagus.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
