
WARNA-WARNI MEMIKAT: Macaw memiliki kemampuan free fly. Namun, kemampuan itu perlu diasah pemiliknya secara telaten. (Robertus Risky/Jawa Pos)
Burung macaw bisa dilatih berbagai macam hal. Mulai bisa free fly hingga melakukan trik. Agar makin menurut, interaksi dengan pemilik harus intens. Jangan sekali-kali menyakiti burung ini, kalau sudah ngambek, susah mendapatkan kepercayaannya lagi.
---
Begitu dilepas, macaw akan langsung terbang. Biasanya bakal berputar di area yang dekat. Jika sudah terlatih, terbangnya bisa lama. Namun, dia akan tetap kembali ke sang pemilik. Dengan panggilan nama atau dengan siulan peluit.
Jenis burung itu memang istimewa. Habitat aslinya berada di hutan tropis dataran Amerika. Mulai tenggara Meksiko sampai hutan Amazon di bagian Peru, Bolivia, dan Brasil.
Burung dari keluarga paruh bengkok tersebut memiliki beberapa jenis yang banyak dipelihara di Indonesia. Di antaranya, scarlet macaw yang memiliki ciri ekor berwarna biru dan merah. Kemudian, bagian tubuh yang terdiri atas warna merah, kuning, dan biru. Panjangnya bisa mencapai 80 sentimeter.
Kemudian, ada blue and gold macaw yang memiliki ciri warna tubuh dominan biru dengan dada berwarna kuning. Lalu, green wing macaw dengan ciri sayap yang berwarna hijau. ”Ada juga hans macaw yang menjadi jenis paling kecil di jenis macaw,” ujar Yongky Gunawan, salah seorang penghobi macaw.
Selain warna yang cakep, macaw unggul dari segi kecerdasan. Burung itu bisa dilatih untuk trik free fly atau trik bermain seperti bola basket, bola boling, atau pura-pura mati. Namun, pemilik tidak disarankan untuk menuntut burung menguasai semuanya.
Harus salah satu, jika fokus free fly, tidak bisa digabung dengan kemampuan untuk trik bermain. Bisa-bisa, burung akan stres dan bingung. Kemampuannya tidak bisa maksimal.
Merawat burung tersebut memang butuh ketelatenan. Sebab, pemilik harus mampu mengambil hati burung. Yongky menyatakan, paling mudah adalah rajin-rajin berinteraksi dengan burung itu. ”Burung ini sangat sensitif dan peka dengan apa yang kita lakukan. Kalau disayang terus, ia akan mudah untuk menurut ke kita,” ujar ketua Surabaya Manuk Mabur itu.
Jangan sekali-kali memukul atau menyakiti macaw. Jika itu dilakukan, ia akan trauma dan biasanya bakal ngambek. ”Memang harus dengan perasaan, tiap hari dielus-elus dikasih makan pakai tangan langsung. Maka, cepat mendapat kepercayaan dia,” tambah Yongky.
Kata para penghobi, macaw memiliki sifat cemburu juga. Misalnya, jika pemilik memegang burung lain, biasanya macaw akan ngambek. Tidak mau dipegang pemiliknya dan menggigit. Ibaratnya, memelihara macaw seperti merawat anak sendiri, semakin perhatian, makin luluh dengan pemiliknya.
Soal melatih burung untuk free fly, itu bergantung karakter setiap burung. Ada yang dalam waktu seminggu sudah bisa dilepas dan mau kembali ke pemilik. Namun, ada juga yang butuh waktu hingga sebulan, bahkan lebih, untuk sekadar melepasnya terbang.
Namun, macaw termasuk jenis yang membutuhkan waktu lama hingga mampu reproduksi. Minim butuh usia hingga 10 tahun baru bisa kawin dan bertelur. ”Itu pun kalau jalannya lancar, kawin langsung bisa nelor. Kalau ribet, butuh 20–30 tahun baru bisa reproduksi,” jelas Taufiq Romadoni, penghobi lain.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
