Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juli 2019 | 03.27 WIB

Mengintip Kemeriaahan Pehobi RC, Modal Sebanding Kepuasan

Prokal/JPG - Image

Prokal/JPG

JawaPos.com - Radio Control (RC) Car kian digemari masyarakat dalam beberapa tahun terakhir. Tak terkecuali di Banua, Kalimantan Selatan (Kalsel). Penghobi mobil mainan yang dikendalikan menggunakan remote tersebut semakin menjamur.

Banyaknya penggemar mobil RC di Kalsel ini ditandai dengan hadirnya sejumlah komunitas RC. Salah satunya, RC Aventure Banjarbaru. Komunitas yang beranggotakan sekitar 50 orang tersebut menggelar Kejurda Kalimantan RC Adventure Seri 2 di Taman Pintar Banjarbaru, Minggu (7/7).

Di sana puluhan penyuka RC berkumpul untuk mengikuti event tahunan tersebut. Tampak berbagai jenis RC beradu kecepatan dan ketangkasan di lintasan yang dibuat layaknya jalur balapan sungguhan. Ada gundukan, lubang, bebatuan, hingga tebing.

Para peserta tampak kewalahan menaklukkan rintangan yang ada di lintasan. Berulangkali RC mereka keluar dari lintasan. Bahkan, ada yang tergulung dari atas gundukan tanah.

Namun, semakin banyak yang gagal menaklukkan lintasan, suasana tambah ramai. Para penonton terlihat berteriak memberikan semangat untuk peserta.

Ketua RC Adventure Banjarbaru Fuad mengatakan, kejuaraan RC sengaja mereka gelar untuk semakin memperkenalkan mobil mainan itu ke masyarakat. "Kalau banyak yang tahu, maka pehobinya akan bertambah," katanya.

Tak tanggung-tanggung, Fuad menyebut, kejurda diikuti oleh sejumlah peserta dari luar daerah. Seperti, Palangkaraya, Samarinda, Kotabaru, dan Balikpapan. "Pehobinya tersebar di mana-mana, jadi saat ada kejurda banyak peserta dari luar daerah," ucapnya.

Khusus untuk di Kalsel, dia menuturkan, RC mulai ramai pada 2012. Namun, trennya cenderung naik turun. "RC ramai tergantung kondisi perekonomian. Kalau ekonomi lemah, yang main menurun. Sebab, main RC disebut sebagai hobi mahal," ungkapnya.

Untuk bisa memiliki RC yang bisa digunakan untuk main di lintasan, Fuad mengungkapkan, harus menyediakan dana Rp 15 juta sampai Rp 30 juta. "Harga RC yang masih standar 5 sampai 10 jutaan. Modal upgrade-nya yang besar, bisa habis sampai 15 juta," ungkapnya.

Dia menuturkan, upgrade yang harus dilakukan untuk bisa main di lintasan yakni mengganti mesin, velg, ban, dan lain-lain. "Yang terpenting itu rodanya, kecepatan, akselerasi, dan suspensinya. Karena medan lintasan yang dilalui banyak rintangannya," tuturnya.

Sedangkan jenis RC yang umum digunakan menurutnya ialah RC Buggy, short course, dan monster truck yang digunakan untuk speed off road (balapan di tanah). Serta, RC Adventure, Rock Crawler, serta Rock Racer yang diperuntukkan untuk memanjat batu dan tebing.

Meski jadi hobi mahal, masih ada yang konsisten mengoleksi RC. Salah satunya Pongki. Anggota RC Adventure Banjarbaru ini mengaku punya tujuh unit. Harga bervariasi, dari Rp 10 sampai 20 jutaan.

Pongki mengaku hobi RC sejak 2008 lalu. Hobi itu muncul, karena apa yang bisa dilakukan mobil sungguhan, RC Car juga bisa melakukannya walaupun skalanya berbeda. "Jadi penghobi RC ini kebanyakan penghobi offroad. Sebab, sama-sama harus menaklukkan medan yang berat," katanya.

Modal besar menurutnya sebanding dengan kepuasan yang didapatkan, ketika mobil mainannya mampu melewati rintangan di lintasan. "Puas Mas, bisa melewati gundukan, lubang dan batu besar. Apalagi, ketika RC lain tidak mampu lewat. Tapi, punya kita bisa. Pasti sangat puas," pungkasnya.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore