
BERSAMA KESAYANGAN: Lina Dwi Jayanti di greenhouse miliknya di kawasan Sidomulyo, Batu, yang dipenuhi berbagai jenis monstera variegata. (PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS)
JawaPos.com - ”Nggak nyangka.” Kata tersebut keluar pertama dari bibir Lina Dwi Jayanti. Betapa tidak, berawal dari hobi mengoleksi tanaman, dia mendapat keuntungan yang berlipat-lipat. Bahkan, greenhouse-nya sekarang dipenuhi ratusan tanaman berbagai jenis monstera variegata. Tak ayal, tanaman itu kini menjadi aset yang cukup fantastis.
Dia masih mengingat betul harga pertama monstera variegata yang dibelinya. Yakni, sekitar Rp 100 ribu. Itu pun sudah dapat ukuran besar.
Perjalanannya di bisnis tanaman memang cukup panjang. Bermula pada 2016. Saat itu dia menjaga stan bunga di Selecta milik orang tuanya. Karena ramah, Lina disenangi pelanggan. Bahkan diajak berbisnis bersama. Pertama, bisnis yang dia geluti adalah bunga petik. Jenisnya Holland hydrangea. Bisa dibilang tanpa modal. Sebab, dia membeli bunga dari petani setelah ada pembayaran dari konsumen. Setahun terakhir, penjualan bunga Holland hydrangea mengalami penurunan. ”Untungnya, dari bisnis itu sudah terkumpul banyak modal,” ucap Lina.
Akhir 2017, dia dikenalkan seorang teman tentang tanaman monstera variegata. Kata Lina, dulu harganya tidak seperti sekarang. Empat daun dijual cuma Rp 100 ribu. Belum setahun, harga monstera variegata sudah mulai naik. Namun, kenaikannya tidak signifikan. Hanya berkisar Rp 750 ribu untuk ukuran besar.
Karena hobi dan tertarik pada monstera variegata, Lina mulai mengoleksi monstera. Sekitar awal 2018, dia dan suaminya mulai mengembangbiakkan monstera. Tepatnya di greenhouse miliknya di Jalan Raya Sidomulyo, Kota Batu.
Photo
KOLEKSI ISTIMEWA: Monstera adansonii variegata atau kerap disebut janda bolong berukuran sekitar 3 sentimeter. (PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS)
Hingga sekarang, jumlahnya sudah ratusan. Lantai 2 greenhouse-nya kini dipenuhi monstera. Lina menjadikannya sebagai aset. Jika dulu hanya Rp 100 ribu, sekarang bisa mencapai puluhan atau ratusan juta rupiah.
Namun, apa yang dipajang Lina tidak semuanya untuk bisnis. Melainkan tentang hobi. Bahkan, dia rela merogoh kocek puluhan juta rupiah hanya demi bibit tanaman monstera. Salah satunya, jenis janda bolong variegata.
Photo
KOLEKSI ISTIMEWA: Monstera deliciosa variegata. Lina berburu bibit Monstera hingga ke Bogor. (PUGUH SUJIATMIKO/JAWA POS)
Lina berburu jenis monstera baru hingga ke Bogor, Jawa Barat. Di sana dia mendapatkan jenis langka. Yakni, monstera Adansonii variegate atau yang kerap disebut janda bolong. Baik yang berwarna kuning maupun putih. Ukurannya sekitar 3 sentimeter. Namun, daunnya sudah cantik. Terdapat corak khas variegata. Meski daunnya belum berlubang, harganya sangat wow. Yakni, sekitar Rp 35 juta yang berwarna kuning dan Rp 30 juta untuk yang berwarna putih. Mendapatkannya tidak mudah karena langka di pasaran.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=SbVTmOyu1-w

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
