alexametrics

Koi-Koi Juara Margo Koi Centre, Kuncinya Trah dan Silsilah

13 September 2020, 17:48:20 WIB

Trah dan silsilah adalah segala-galanya dalam menentukan bibit koi jagoan kontes. Tak mengherankan jika untuk mendapatkan tosai (bakalan/bibit) unggulan, seorang penghobi bakal rela merogoh kantong dalam-dalam. Yang penting hasilnya memuaskan.

Berburu tosai-tosai berkualitas ciamik sudah menjadi rumus pasti bagi salah seorang langganan juara kontes dari Margo Koi Centre (MKC) Surabaya ini. Untuk mendapatkan bakalan dengan jaminan mutu, pria 54 tahun ini biasa mengimpornya langsung dari negeri asalnya, Jepang. Tidak cukup dengan melihat foto atau videonya, dia biasanya terbang sendiri ke Negeri Sakura untuk melihat secara dekat fisik koi-koi anakan ”berdarah biru” tersebut.

Untuk melacak keberadaan tosai-tosai (usia 0-12 bulan) berkualitas, pengusaha asal Surabaya tersebut rajin menghadiri kontes tahunan paling megah di Jepang, yakni All Japan Koi Show. Dari sanalah, bisa diketahui ikan-ikan mana saja yang keluar sebagai jawara. Setelah itu, dipilihlah keturunan dari ikan-ikan raja kontes tersebut untuk dikembangkan sendiri di Surabaya.

”Lega kalau bisa lihat langsung. Apalagi tahu kalau indukannya juara,” ungkapnya saat ditemui Jawa Pos pada Rabu (9/9). Saking seringnya berburu bibit-bibit unggulan, penghobi yang sudah puluhan tahun mengakrabi koi itu sudah memiliki breeder langganan dan terpercaya. Di antaranya, Dainichi Koi Farm di Sanbusho, Ojiya, di Prefektur Niigata dan Sakai Fish Farm, di Hiroshima.

Dua tahunan lalu, dia membeli kohaku berumur setahun dengan panjang 14 sentimeter dari Sakai. Indukannya spesial. Koi putih dengan sulaman corak merah di atas kepala dan dua sisi tubuhnya itu kemudian dirawat sepenuh hati dan sengaja dipersiapkan menjadi andalan kontes. Hasilnya, Maret lalu, kohaku yang tubuhnya sudah melar menjadi 55 sentimeter tersebut sukses menyabet juara di ajang Tulungagung Koi Show untuk kategori Adult Champion A.

Tosai lainnya yang juga dipersiapkan menjadi jagoan kontes di masa depan adalah kohaku betina berumur dua tahun. Induknya adalah NewMiharaX yang pernah menyabet grand champion di All Japan Koi Show 2020. Saat dibeli di Dainichi Koi Farm Mei lalu, ukurannya sudah 41 sentimeter. ”Harapannya sih, dengan trahnya sudah begitu (juara kontes), bisa menang di kejuaraan di Indonesia kelak,” ungkapnya sembari menunjuk si kohaku di kolam utama miliknya.

KESAYANGAN: Koi yamabuki ogon yang dipelihara sejak sekitar 10 sentimeter hingga kini ukurannya hampir mencapai 90 sentimeter. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)

Di tepi kolam berukuran 7×4 meter itu, pria berambut cepak tersebut mengungkapkan ada kebanggaan dan kenikmatan tersendiri jika berhasil memilih tosai berkualitas, lalu membesarkan sampai berukuran jumbo di atas 80 gu (sentimeter). Apalagi kalau bisa menyabet juara dalam ajang bergengsi. ”Itulah nikmatnya. Ada tantangan juga di situ bisa buat mereka lebih cantik,” tuturnya.

Ada satu koi favoritnya yang dibeli sejak tosai hingga menjadi berukuran jumbo saat ini. Yakni, jenis nezu ogon dan yamabuki ogon yang dibeli langsung dari Sakai Koi Farm. Ikan itu kini menjadi penghuni terbesar di kolam utama. Ukurannya hampir mencapai 90 gu. ’’Memelihara koi sampai di atas 80 sentimeter itu sebuah kesuksesan,’’ tandasnya.

Setelah urusan trah dan silsilah, pilihan berikutnya akan jatuh pada jenis kelamin ikan. Tosai betina lebih dilirik ketimbang pejantan. Karena kelak, postur koi betina bakal lebih besar. Memang usia matangnya lebih lama dibandingkan dengan pejantan. Yakni, sekitar empat tahun. Sementara itu, usia matang pejantan adalah tiga tahun. ”Koi itu ikan istimewa. Ya karena bentuk badan, warna, dan coraknya. Kalau merawatnya dengan hati, pasti akan menciptakan satu harmoni di dalam satu kolam,” tandasnya.

PRESTASI MARGO KOI CENTRE

2020

  • Gelar: Juara
  • Ajang: Tulungagung Koi Show
  • Kategori: Adult Champion A
  • Jenis: Kohaku
  • Ukuran: 55 cm

2018

  • Gelar: Grand Champion
  • Ajang: Festival Koi Kab. Malang
  • Jenis: Kohaku
  • Ukuran: 50 cm

2015

  • Gelar: Juara Melati Grand Champion over 80 cm
  • Ajang: 1st Surabaya Koi Show,
  • Jenis: Shiro Utsuri
  • Ukuran: 81 cm

2014

  • Gelar: Juara Grand Champion C
  • Kategori: Best In Variety
  • Ajang: 1st Malang Koi Show
  • Jenis: Shusui
  • Ukuran: 76 cm

2013

  • Gelar: Juara Melati Grand Champion over 80 cm
  • Kategori: Best In Variety
  • Ajang: 10th All Indonesia Koi Show Jakarta
  • Jenis: Tancho
  • Ukuran: 85 cm

2013

  • Gelar: Juara Melati Grand Champion
  • Kategori: Melati Prize
  • Ajang: 2nd Kediri Koi Show, Kediri
  • Jenis: Kohaku Kinginrin A, Ukuran 65 cm

2011

  • Gelar: 2nd Prize dan 8th
  • Ajang: All Indonesia Koi Show Bandung
  • Jenis: Kokahu Kinginrin
  • Ukuran: 47 cm

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : zam/c13/cak




Close Ads