Secara alami, tubuh anjing hanya bisa menahan suhu tinggi pada rentang 38,5 sampai 39,5 derajat Celsius. Di tengah cuaca ekstrem seperti sekarang, anjing rentan terkena heat stroke. Bagaimana dengan kucing?
---
HAWA panas membuat manusia lebih sering memproduksi keringat lewat pori-pori tubuhnya. Berbeda dengan manusia, anjing biasanya mengeluarkan keringat melalui paws dan hidungnya.
”Selebihnya, anjing mengeluarkan keringat lewat napasnya. Dikeluarkan lewat napas, lalu ia hirup lagi udara, fungsinya untuk pendinginan,” ungkap Gustav Ananta Mueller saat dijumpai Jawa Pos di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (20/5).
Dokter hewan yang berpraktik di klinik pribadinya, GustaVet, itu menambahkan bahwa saat suhu udara panas, anjing semakin kerap bernapas. Maka, jangan heran ketika mendapati anjing yang napasnya ngos-ngosan.
Baca Juga: Dominasi Tiongkok Berlanjut di Piala Sudirman usai Mengatasi Korea Selatan di Final
”Saat makin panas, suhu tubuhnya juga meninggi. Akhirnya, panas itu terjebak dalam tubuh anjing,” paparnya.
Untuk mendinginkan suhu tubuhnya, anjing sering membuka mulut. Penguapan air dalam lidah anjing membantu penurunan suhu. Dengan membuka mulut, udara dingin dari luar tubuhnya juga bisa masuk.
Jika suhu tubuh anjing masih terpantau 39,5 derajat Celsius, pawrent tidak perlu khawatir. Namun, jika di atas angka itu, anjing bisa dikatakan demam.
”Tapi kalau suhunya sampai 50 derajat, berarti sudah nggak mampu lagi itu. Kita sebut heat stroke. Pembuluh darah di dalam tubuh anjing bisa pecah,’’ urai Gustav.
Saat mengalami heat stroke, biasanya anjing akan berjalan sempoyongan. Saat buang air besar pun, akan keluar darah. Sebab, pembuluh darahnya pecah. Namun, pawrent tidak perlu panik. Lakukan pertolongan pertama pada anjing yang terindikasi heat stroke.
’’Kalau ada lemari es atau freezer, masukkan saja ke situ. Tidak boleh lebih dari setengah jam setelah menunjukkan gejala,” tegas Gustav.
Apakah masuk kulkas efektif untuk mengurangi heat stroke? ”Ya kalau mau ke dokter hewan pun khawatirnya akan makan waktu lebih dari setengah jam. Justru anjing itu bisa mati,’’ sambungnya.
AWAS LEMAS: Dokter Gustav memeriksa anjing pudel yang menjadi pasiennya, Sabtu (20/5) sore.
Cara lain yang juga berguna, menurut Gustav, adalah menutupi atau melapisi badan anjing dengan es batu. Bisa menyiapkan wadah yang diisi es batu, lalu anjing berendam di sana.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
