
Ilustrasi- Burung perkutut sedang berbunyi (EyeEm-Freepik)
JawaPos.com - Memelihara burung perkutut bukan hanya soal memberi makan dan membersihkan sangkar, tapi juga soal menjaga kondisi mental dan kenyamanannya agar rajin berbunyi.
Sayangnya, tak sedikit pemilik burung perkutut yang mengeluh karena burungnya justru diam dan tidak mau mengeluarkan suara sama sekali, meskipun sudah dirawat dengan baik di rumah.
Kondisi ini tentu membuat penasaran, apa sebenarnya yang menjadi penyebab burung perkutut enggan bersuara?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penting bagi Anda mengenali beberapa faktor yang bisa menyebabkan perkutut macet bunyi dan mengetahui langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.
Melansir Youtube Majalah Lovebird, berikut ulasan yang bisa jadi acuan pecinta burung perkutut di rumah.
1. Salah Perawatan
Burung perkutut sangat menyukai suasana yang hangat dan cahaya matahari. Kesalahan umum dalam perawatan adalah tidak menjemur burung secara rutin.
Sebaiknya burung dijemur di tempat tinggi agar sinar matahari dapat masuk dari sisi sangkar. Selain itu, jangan memandikan perkutut terlalu sering. Cukup seminggu sekali atau dua hari sekali jika sedang dalam masa penjinakan atau terapi.
2. Pemberian Makanan yang Salah
Makanan juga sangat berpengaruh pada performa suara burung. Pemberian makanan yang bersifat panas seperti kenari seed dan ketan hitam secara berlebihan bisa merusak suara perkutut.
Campurkan dengan millet agar tidak terlalu kuat efeknya. Pastikan juga makanan kiloan dicuci bersih sebelum diberikan karena biasanya mengandung debu dan kotoran.
3. Mental Burung Drop
Mental perkutut bisa terganggu jika disatukan dengan burung yang lebih tua atau lebih agresif. Burung muda bisa menjadi minder dan takut sehingga akhirnya enggan bersuara.
Sebaiknya perkutut diumbarkan bersama burung yang lebih muda atau kualitasnya lebih rendah agar mentalnya lebih percaya diri.
4. Lingkungan Tidak Nyaman

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
