Nintendo, yang terkenal jarang sekali menurunkan harga gamenya (Dok. The Gamer)
JawaPos.com - Nintendo Switch 2 Direct kemarin benar-benar membuat campur aduk perasaan. Ada kegembiraan karena game-game baru yang keren diumumkan, tapi juga kekecewaan seperti adanya tutorial berbayar. Harapan kembali membuncah dengan munculnya promosi Deltarune dan Silksong yang sangat dinantikan, dan banyak momen lainnya.
Nintendo memang terkenal karena sudah membuat banyak game yang bagus dan juga menyenangkan. Harga-harga game Nintendo saat di Switch 1 biasanya dibanderol dengan harga $60 dolar. Sayangnya, saat kita diberitahu mengenai game baru Mario Kart di Switch 2, harganya mencapai $80 yang dianggap sangat tinggi oleh para gamer. Nintendo pun bersikukuh dengan harga tersebut. Faktanya, hampir semua game buatan Nintendo jarang sekali turun, tidak seperti game konsol lain.
Mengapa begitu? Mengutip dari thegamer.com, inilah alasan mengapa game buatan Nintendo jarang turun harga menurut mantan karyawan Nintendo.
Dalam episode terbaru podcast mereka, Kit Ellis dan Krysta Yang mengatakan bahwa Nintendo Switch 2 akan menandai era baru bagi Nintendo-era di mana mereka tak perlu lagi membuktikan diri. Mereka menjelaskan, berdasarkan pengalaman mereka, bahwa dalam penentuan harga, Nintendo mengharapkan calon pembeli untuk "menghargai nilai" produk mereka. Bahkan mereka tidak diperbolehkan untuk memberi giveaway.
"Nintendo percaya produk mereka memiliki nilai tinggi, dan itu harus dihormati," ujar Kit. Menurutnya, inilah alasan utama mengapa game Nintendo jarang sekali diskon. "Nilai adalah nilai. Kami benar-benar serius soal konsep 'hargai apa yang kami buat, karena ini sesuatu yang spesial'," tambahnya.
Krysta menambahkan bahwa penggemar Nintendo sudah terbiasa dengan situasi ini. "Sebagai konsumen, kita tahu kalau ingin membeli, sebaiknya beli sekarang, karena kemungkinan besar harganya tidak akan turun." Namun ia juga mengingatkan bahwa pendekatan ini perlu dijalankan hati-hati, apalagi di tengah banyaknya keluhan soal harga belakangan ini.
Kit menyebut fenomena ini sebagai Nintendo tax. Menurutnya, harga $60 untuk game Nintendo mencerminkan kualitas tinggi dan perhatian pada detail yang tidak dimiliki banyak game lain. "Lewat harga, kami ingin menunjukkan bahwa ini adalah produk premium," ujarnya.
Meski demikian, tidak sedikit yang skeptis dengan strategi harga ini, mengingat pengalaman sebelumnya dengan Joy-Con Switch yang disebut premium, namun ternyata menyimpan banyak masalah teknis.
Seperti yang dijelaskan oleh mantan pegawai Nintendo, harga game Nintendo akan tetap stabil dan jarang sekali mengalami penurunan. Hal ini karena perusahaan sangat menghargai nilai dari produk yang mereka buat. Namun, bagi para gamer yang ingin membeli game Nintendo dengan harga lebih terjangkau, tidak perlu berkecil hati.
Salah satu alternatif terbaik adalah membeli versi fisik yang menggunakan cartridge, karena game bekas umumnya dijual dengan harga yang lebih murah. Opsi ini bisa menjadi solusi efektif bagi penggemar yang ingin menikmati pengalaman bermain game Nintendo tanpa harus membayar harga penuh.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
