
Contoh anime atau manga dengan kategori shounen, seinen, shoujo, dan josei. (dok. CBR.com)
JawaPos.com – Dalam dunia anime dan manga, ada berbagai kategori yang dibuat berdasarkan target audiensnya. Empat istilah yang sering digunakan untuk mengelompokkan karya-karya ini adalah shounen, seinen, shoujo, dan josei. Meski sering dianggap sebagai genre, sebenarnya istilah-istilah ini lebih berkaitan dengan segmentasi usia dan gender penonton atau pembacanya. Perbedaan antara kategori ini tidak hanya terlihat dari alur cerita, tetapi juga dari tema, karakter, dan kompleksitas penceritaannya.
Memahami perbedaan antara shounen, seinen, shoujo, dan josei dapat membantu kita memahami mengapa sebuah anime atau manga memiliki gaya tertentu. Selain itu, pemahaman ini juga memudahkan kita dalam menemukan cerita yang sesuai dengan selera dan preferensi pribadi.
Dilansir dari CBR.com, berikut adalah karakteristik utama dari masing-masing kategori serta bagaimana perbedaannya memengaruhi cerita yang disajikan.
1. Shounen
Shounen adalah kategori manga yang ditujukan untuk remaja laki-laki berusia 12 hingga 18 tahun. Cerita dalam shounen umumnya ringan, penuh aksi, dan berfokus pada petualangan. Karakter utama biasanya adalah seorang pemuda yang menghadapi berbagai tantangan, bertemu dengan teman-teman baru, mengembangkan kekuatannya, dan melawan musuh. Beberapa judul shounen yang terkenal antara lain Naruto, One Piece, My Hero Academia, dan Demon Slayer, yang menampilkan kisah perjuangan dengan tema persahabatan dan tekad kuat untuk meraih impian.
Dalam perkembangannya, shounen mulai mengangkat tema yang lebih gelap dan kompleks. Manga seperti Jujutsu Kaisen, Hell’s Paradise, dan Chainsaw Man dikenal sebagai "Dark Trio" karena menampilkan adegan pertempuran yang lebih brutal serta nuansa yang lebih serius dibandingkan shounen klasik. Majalah yang menjadi wadah bagi berbagai judul shounen populer antara lain Weekly Shonen Jump, yang banyak menerbitkan serial terkenal, serta Weekly Shonen Magazine dari Kodansha, yang juga memuat berbagai manga shounen populer.
2. Shoujo
Shoujo sering dianggap sebagai kebalikan dari shounen karena lebih ditujukan untuk remaja perempuan berusia 12 hingga 18 tahun, meskipun pembaca dari berbagai kelompok usia dan gender juga menikmatinya. Manga dalam kategori ini umumnya mengangkat tema seperti romansa, keajaiban, dan mode, tetapi cakupannya jauh lebih luas dengan banyak sub-genre yang beragam. Cerita dalam shoujo bisa berkisar dari kehidupan sekolah hingga dunia fantasi dengan elemen supernatural.
Gaya visual dalam shoujo memiliki ciri khas tersendiri, yaitu karakter yang digambarkan dengan mata besar dan ekspresi emosional yang kuat. Selain menonjolkan keindahan ilustrasi, shoujo juga berfokus pada interaksi karakter serta pengembangan emosi mereka. Beberapa majalah terkemuka yang menerbitkan manga shoujo adalah Nakayoshi dari Kodansha dan Shojo Beat, yang menjadi wadah bagi berbagai judul shoujo populer.
3. Seinen
Seinen, yang dalam bahasa Jepang berarti "pemuda," sebenarnya ditujukan untuk pria dewasa berusia 18 hingga 40 tahun. Berbeda dengan shounen, manga seinen menawarkan tema yang lebih luas dan mendalam, seperti politik, perang, fantasi, olahraga, dan komedi. Seinen cenderung menampilkan cerita yang lebih serius dan realistis, dengan penggambaran kekerasan atau aspek kehidupan yang lebih kompleks. Namun, ada juga manga seinen yang bersifat ringan dengan unsur humor atau slice-of-life.
Beberapa judul seinen yang terkenal antara lain One Punch Man, Berserk, dan Tokyo Ghoul, yang masing-masing memiliki alur cerita yang lebih matang dengan tema yang lebih mendalam.
Majalah seperti Weekly Young Magazine dan Weekly Young Jump menjadi platform utama bagi serial-serial seinen. Meskipun awalnya ditujukan untuk pria dewasa, manga seinen kini juga memiliki banyak pembaca wanita yang tertarik pada cerita dengan perspektif yang lebih dewasa dan realistis.
4. Josei
Josei merupakan kategori yang ditujukan untuk wanita dewasa berusia 18 hingga 40 tahun, sebagai pasangan dari seinen. Manga josei sering kali menampilkan kisah kehidupan yang lebih realistis, terutama dalam drama dan romansa. Banyak cerita josei berfokus pada kehidupan sehari-hari wanita muda atau hubungan percintaan yang lebih matang dibandingkan yang biasa ditemukan dalam shoujo. Beberapa judul memiliki alur yang mirip dengan drama televisi, dengan konflik emosional yang lebih kompleks.
Karena memiliki beberapa kesamaan dengan shoujo, josei sering kali sulit dibedakan. Ada shoujo yang menampilkan karakter wanita dewasa, dan ada josei yang tidak selalu mengandung konten yang eksplisit. Salah satu cara untuk mengetahui perbedaannya adalah dengan melihat majalah tempat manga tersebut diterbitkan. Beberapa majalah josei terkenal yang menerbitkan cerita-cerita untuk wanita dewasa antara lain Be Love, You, Kiss, dan Cocohana.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
