
PASTIKAN HIGIENIS: Aktivitas di peternakan ayam petelur di Lampung Timur. Keamanan pangan harus dimulai dari kandang. (Ferlynda Putri/Jawa Pos)
JawaPos.com – Beternak unggas menjadi pilihan menarik bagi pemula. Sebelum beternak ada perlunya mengenali berbagai jenis unggas, penyakit umum yang mungkin muncul, serta cara mengobatinya. Bagi yang ingin terjun dalam peternakan unggas perlu untuk memahami caranya agar bisa menguntungkan.
Unggas adalah kelompok hewan berdarah panas yang memiliki bulu dan bertelur. Contoh unggas meliputi ayam, bebek, dan burung. Selain menjadi sumber protein, unggas juga memiliki peran penting dalam ekosistem dan budaya manusia, menjadikannya hewan yang bernilai tinggi.
Berikut 7 jenis unggas dikutip dari laman britannica oleh JawaPos.com, Rabu (25/9):
1. Ayam adalah unggas yang paling populer. Ayam sering dipelihara untuk diambil daging atau telurnya. Sebagai contoh, ayam ras petelur menghasilkan telur yang dijual di pasaran setiap hari.
2. Bebek merupakan unggas yang banyak dibudidayakan di lahan basah. Mereka dikenal menghasilkan daging yang lezat dan telur asin. Contohnya, bebek peking menjadi pilihan favorit dalam hidangan kuliner.
3. Kalkun umumnya dibudidayakan untuk diambil dagingnya, terutama pada momen-momen khusus seperti hari raya. Kalkun biasanya menjadi hidangan utama saat Thanksgiving di beberapa negara.
4. Burung puyuh termasuk jenis unggas yang dibudidayakan. Burung puyuh dikenal dengan produksi telurnya yang kecil dan bergizi. Contohnya, telur puyuh sering dijadikan bahan tambahan pada sup atau salad.
5. Angsa adalah unggas yang dikenal karena keindahan dan dagingnya yang lezat. Mereka sering dipelihara di danau atau kolam. Sebagai contoh, angsa juga menjadi simbol dalam berbagai budaya dan acara penting.
6. Merpati meskipun sering dilihat sebagai hewan liar, juga bisa dibudidayakan untuk olahraga atau makanan. Sebagai contoh, merpati balap populer di kalangan penghobi yang tertarik pada kecepatan dan arah terbang burung.
7. Itik adalah unggas yang mirip dengan bebek tetapi sering dibudidayakan di area sawah. Mereka membantu menjaga ekosistem lahan basah. Misalnya, itik sering digunakan untuk mengendalikan hama di sawah dengan cara memakan serangga.
Berikut 9 panduan beternak unggas untuk pemula dikutip dari laman ficsi:
1. Memilih jenis unggas
Langkah pertama dalam beternak unggas adalah memilih jenis unggas yang tepat. Misalnya, ayam petelur cocok bagi pemula yang ingin memulai bisnis telur, sedangkan ayam pedaging lebih baik untuk produksi daging. Pilih berdasarkan tujuan Anda.
2. Menyiapkan kandang unggas
Kandang unggas harus nyaman dan aman, melindungi dari cuaca buruk serta pemangsa. Misalnya, kandang ayam bisa terbuat dari kayu atau kawat dengan ventilasi yang baik untuk memastikan kesehatan unggas. Pastikan kebersihannya terjaga.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
