Founder media sosial Infarm Dewa Wiradipta.
JawaPos.com–Berkebun menjadi salah satu tren yang tidak terelakkan sejak masa pandemi Covid-19. Tidak sedikit orang yang memilih untuk menghabiskan waktunya dengan melakukan kegiatan tersebut.
Sebab selain menyenangkan, juga menghasilkan. Media pembelajaran berkebun pun kian mudah karena telah bertebaran di internet.
Founder media sosial Infarm Dewa Wiradipta yang juga pelopor budaya berkebun menjelaskan, ada sejumlah cara untuk mereka yang ingin memulai berkebun di rumah. Di antaranya, memilih tempat mendapat sinar matahari secara langsung.
”Minimal terpapar sinar matahari yang cukup 4-8 jam,” ujar Dewa Wiradipta.
Kemudian lanjut dia, pasang drainase yang baik, pilih tanaman yang mudah tumbuh seperti jenis sayur, kangkung dan sawi caisim. Pastikan juga bibit yang dipilih memiliki kualitas yang baik.
Selanjutnya, kata dia, konsisten dalam perawatan. Mulai dari penyiraman, pemupukan yang teratur agar tanaman mendapatkan nutrisi. Serta, semprot pestisida minimal seminggu sekali.
”Kunci keberhasilan berkebun adalah konsistensi dalam perawatan. Kemudian, nikmati prosesnya,” ujar Dewa Wiradipta, pemilik PT Kayuan Infarm tersebut.
”Sosial media Infarm sering membagikan konten tentang manfaat berkebun, ide-ide kreatif menanam, dan lainnya,” lanjut Dewa Wiradipta.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
