Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Desember 2020 | 03.16 WIB

Di Rumah Ada Cat Room Ber-AC 24 Jam Nonstop untuk Delapan Ragdoll

BONEKA HIDUP: Selain perawakan yang cantik dan menawan, pola warna pada longhair ragdoll menjadi daya tarik anak bulu ini. (SHETA YULIANA FOR JAWA POS) - Image

BONEKA HIDUP: Selain perawakan yang cantik dan menawan, pola warna pada longhair ragdoll menjadi daya tarik anak bulu ini. (SHETA YULIANA FOR JAWA POS)

Matanya yang biru dan fluffly mampu membuat siapa pun jatuh cinta pada pandangan pertama dengan kucing ras ragdoll. Begitulah yang dirasakan Setha. Karakternya yang friendly dan manis justru membuat dirinya makin ketagihan memelihara ragdoll.

---

ENAM tahun lalu, Setha memutuskan untuk mengadopsi ragdoll berusia lima bulan dari sebuah komunitas di daerah Klaten. Namanya Oliv. Selain karena perawakannya yang cantik dan menawan, pola warna pada longhair-nya menjadi daya tarik ragdoll.

”Wah, ini kucing cantik banget sih, lucu-lucu. Kalau lihat ragdoll kok aku gemas maksimal gitu,” kata Setha saat dihubungi. Sifatnya yang manja berhasil membuat Setha memutuskan untuk menambah satu ragdoll jantan.

Sekarang kucing-kucingnya pun beranak pinak. Total, ada delapan ragdoll memenuhi cat room di rumahnya. Itu pun sebagian ada yang sudah diadopsi kerabatnya maupun orang lain.

Selain Oliv, ada Bozzy, Tobbychan, Gabby, Memey, Jasmine, Bella, dan Amoera. Mereka ditempatkan di satu ruangan khusus di rumahnya. Soal perawatan, bisa dibilang susah-susah gampang. Ada beberapa hal yang menurutnya sangat perlu diperhatikan.

Agar bulu-bulu mereka tetap indah, tingkat kelembapan suhu cat room harus di-setting sesuai. Tidak dingin, juga tidak panas. Selain didukung dengan AC, Setha menaruh alat kelembapan udara.

”Aku sih pakai suhu AC 25 derajat, udah oke aman. Semua alatnya nonstop nyala ya. Selama 24 jam. Mati kalau lagi dibersihin doang,” ujarnya.

Sesekali, dia juga membuka jendela ruangan supaya memaksimalkan sirkulasi udara. Selain untuk mempertahankan bulu panjangnya, suhu ruangan yang pas meminimalkan jamur pada tubuh anabul. Jika suhu tidak diatur dengan baik, bulu anabul bisa menjadi bermasalah. Entah berjamur atau rontok.

Kemudian, perhatikan kebersihannya. Kucing-kucing Setha biasanya grooming dua minggu sekali. Namun, kata dia, semua itu bergantung kondisi tubuh masing-masing anabul. Bila bermasalah, dia menyarankan agar grooming secara intens.

”Seperti Oliv, dia lagi recovery karena jamuran, jadi seminggu bisa dua sampai tiga kali grooming,” papar perempuan asal Semarang, Jawa Tengah, itu.

Terakhir, asupan yang baik dan sehat. Setiap pagi sekitar pukul 09.00, Setha membuatkan sarapan khusus. Yakni, ayam kukus yang sudah disuwir untuk anabul-anabulnya. Juga dicampur dengan vitamin agar daya tahan tubuhnya kuat dan bulunya tetap panjang. Selebihnya, dia memberi pakan dryfood.

Selain perawakan yang cantik, ragdoll berkepribadian manja. Tak jarang mereka mendatangi Setha hanya untuk mencium dan minta dicium serta memijit-mijit kaki atau punggungnya. Bahkan, sampai tertidur di dada Setha. Tingkah lucu itu membuat Setha makin jatuh cinta pada ragdoll.

Baca Juga: Kreasi Fredi Lugina Priadi Tenar berkat Ugi Berbaju Pak Haji

”Suka kelewat manja emang mereka. Tapi, si Bozzy termanja sih dibawa ke teras rumah aja langsung kabur ke dalam,” tuturnya, lalu tertawa.

Menurut Setha, Bozzy memang tipikal kucing yang sulit beradaptasi. ”Lebih nyaman di dalam dia,” cetusnya.

Meski begitu, rupanya, ada juga lho ragdoll Setha yang nggak bisa akur. Si Bozzy dan Tobbychan selalu membuat gaduh seisi rumah bila disatukan.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=NJfvoRCKF44

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore