
DIJAGA TETAP DINGIN: Ruangan untuk menyimpan koleksi Stephen Sajogo harus memiliki suhu tertentu agar tidak mudah rusak. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Superman mewarnai hidup Stephen Sajogo sejak anak-anak. Ayahnya yang mengenalkan superhero dari DC Comics tersebut. ’’Waktu itu karnaval TK temanya pahlawan. Yang lain polisi, aku didandani jadi Superman,’’ ungkapnya.
Alasannya simpel. Yakni, inisial S di baju Superman cocok dengan inisial nama Stephen. Ibunya menjahit sendiri logo huruf S dan mengaitkannya dengan menggunakan peniti di baju biru sebagaimana karakter asli.
Hal tersebut tidak terlupakan bagi Stephen. Dia ingat betul namanya dipanggil sebagai pemenang kostum karnaval. Sejak saat itu pria kelahiran Surabaya tersebut jatuh cinta setengah mati dengan Superman. Perjalanan mengoleksi pernak-pernik Superman dimulai dan terus berjalan hingga kini. ’’Ada sih kalau 30 tahun koleksi begini,’’ ucapnya, kemudian tertawa.
Saat memasuki kantor Stephen di kawasan Kedungsari, pengunjung akan disambut patung setengah tubuh Superman yang tertempel di depan gedung. Seolah-olah terbang menembus Graha Sayogo Building. Ruangan kantor Stephen juga jadi tempat koleksinya. Siapa pun yang masuk langsung disambut deretan action figure dan komik-komik lawas. Salah satunya majalah komik terlawas buatan 1938. ’’Memang ini reprint sih. Kalau yang asli bisa sekitar Rp 48 miliar,’’ jelas CEO Sayogo Incorporated itu.
Koleksinya meliputi action figure, statue berbagai ukuran, dan segala pernak-pernik bergambar Superman. Bahkan, Stephen masih menyimpan action figure pertamanya. Meski warnanya mulai memudar, Stephen tetap meletakkannya di lemari kaca.
Koleksi Superman-nya tidak cuma dipajang. Ada pula beberapa pakaian dan cape merah khas Superman yang siap dipakai saat dibutuhkan. ’’Cape ada 20 sih. Beda-beda pemakaiannya,’’ kata Stephen saat ditemui kemarin (4/9). Ada yang dipakai untuk jalan-jalan dan nonton film bareng. Ada juga yang digunakan untuk acara serius seperti talk show. ’’Ada juga yang buat dugem, ada lampunya kedip-kedip,’’ tambah bapak tiga anak itu, lantas tersenyum lebar.
Serba - serbi Superman Stephen

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
