
Hoax wamena
JawaPos.com - Di tengah bangunan yang hangus terbakar, tampak tumpukan kitab suci Alquran yang masih utuh. Momen itu terekam sebuah kamera dan menyebar di media sosial. Sayang, ada yang sengaja membuat informasi palsu dengan menyebut peristiwa tersebut terjadi di Wamena.
”CNN memberikan bahwa dibangunan toko di Wamena yang terbakar di temukan Alqur’an tidak tersentuh api masih utuh,subbehannalloh,” tulis pemilik akun Facebook Sona Hasna (fb.com/saonah.depok) kemarin (10/10) dengan banyak sekali kesalahan ejaan.
Video yang diunggah Sona itu hanya berdurasi 1 menit 30 detik. Awalnya, sang perekam dengan membawa kamera memasuki gedung yang hangus terbakar. Beberapa saat kemudian, lensa kamera diarahkan pada tumpukan Alquran yang terbungkus kardus. Kemudian, satu per satu halaman dibuka untuk memastikan bahwa kitab tersebut tidak terbakar.
Sepintas, kejadian itu memang seperti di Papua. Namun, jika mendengarkan dengan teliti percakapan sang perekam, kejanggalan mulai muncul. Logatnya bukan khas orang-orang Papua.
Memanfaatkan YouTube DataViewer, ternyata video itu pernah diunggah Kanal Sid Arazil pada 9 Oktober 2019. Judulnya, A Fire Broke Out in the Office of Saudi Arabian Airlines in Dhaka and the Koran Did Not Burn. Anda dapat melihat video yang terbilang mirip tersebut di bit.ly/KantorDiDhaka.
https://youtu.be/mITCMhgnsrI
Potongan dari video itu juga pernah diunggah akun Twitter JB (@badnocs) pada 6 Oktober 2019. Akun tersebut menambahkan keterangan bahwa peristiwa itu terjadi di kantor maskapai penerbangan Saudi di Dhaka pada 1 Oktober 2019. ”Luar biasa, semua Quran utuh. Jika itu benar, Allahu Akbar,” begitu penggalan narasinya. Anda bisa melihat Tweet JB di bit.ly/KantorMaskapai.
That's the Saudi airlines office at Dhaka on 1st Oct 2019 after a fire broke out. Amazing that all Quran are intact. If it's true then, Allahu Akbar ???
If the audio is not sync don't worry coz the language is BANGLA ? pic.twitter.com/C8ZwRQTe8a
— JB (@badnocs) October 6, 2019
Secara kronologi, portal berita bdnews24.com menyebutkan bahwa si jago merah melahap kantor maskapai Saudi Arabian Airlines pada Selasa, 1 Oktober 2019. Kobaran api berasal dari lantai dasar bangunan berlantai empat itu.
Setelah satu jam, tujuh unit mobil pemadam kebakaran berhasil memadamkan dan melakukan pembasahan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Bdnews24 menyebutkan, penyebab kebakaran masih diselidiki lebih lanjut. Anda dapat membacanya di bit.ly/LantaiDasar.
FAKTA
Lokasi dalam video ruangan terbakar yang diunggah akun Facebook Sona Hasna bukan di Wamena, melainkan di kantor maskapai Saudi Arabian Airlines, Dhaka, Bangladesh.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
