
Photo
AKUN Facebook Ali Assegaf menyebar kabar mengejutkan. Dia menyebut perempuan terduga teroris yang ditembak mati di mabes Polri pada 31 Maret lalu itu tidak membawa senjata apa pun. Menurut dia, perempuan itu tampak kebingungan saat mencari jalan keluar dan hanya membawa map berwarna kuning. Informasi tersebut sangat bertentangan dengan pemberitaan di media-media massa.
”DIKIRA TERORIS, POLISI TEMBAK MATI SEORANG PEREMPUAN DI MABES POLRI,” begitu judul tulisan yang dia unggah pada 31 Maret lalu. Agar lebih meyakinkan, narasi itu dilengkapi video pendek yang menunjukkan perempuan terduga teroris roboh diterjang peluru (bit.do/TidakBawaSenjata).
Akun Ali Assegaf menyebutkan, berdasar rekaman CCTV, perempuan yang ditembak tersebut tampak tidak membawa senjata apa pun. Dia juga mengingatkan, orang yang masuk lingkungan Mabes Polri selalu diperiksa dengan ketat. Karena itu, mustahil bisa masuk dengan membawa senjata api, senjata tajam, ataupun bom.
Namun, video pendek yang dia unggah justru mematahkan narasinya sendiri. Saat perempuan itu roboh, dari tangannya tampak terjatuh benda kecil yang menyerupai pistol. Belakangan diketahui bahwa senjata yang dibawa itu adalah jenis air gun berkaliber 4,5 mm. Perempuan berusia 25 tahun itu bahkan sempat mengeluarkan tembakan sebanyak 6 kali ke arah petugas.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menjelaskan bahwa pelaku penyerangan di Mabes Polri itu merupakan terduga teroris. Bukan sebatas ”dikira teroris” seperti yang disebut akun Ali Assegaf. Menurut Listyo, pelaku penyerangan itu bernama Zakiah Aini. Dia beraksi sendiri dan bisa dijuluki lone wolf. ”Dari hasil profiling, yang bersangkutan adalah tersangka pelaku lone wolf yang berideologi radikal ISIS,” ungkapanya.
Hal itu dibuktikan melalui posting-an Zakiah Aini di media sosial. Sebelum penyerangan berlangsung, kurang dari 21 jam, Zakiah sempat mengunggah gambar ISIS di akun Instagram miliknya. ”Di dalamnya ada bendera ISIS dan ada tulisan terkait masalah bagaimana perjuangan jihad,” paparnya. Anda dapat membaca keterangan yang diunggah humas.polri.go.id itudi bit.do/BenderaISIS.
Baca Juga: Bakal Terima 126 Bus, Eri Siapkan Warga Jadi Driver
FAKTA
Perempuan yang melakukan penyerangan di Mabes Polri pada 31 Maret lalu membawa senjata air gun kaliber 4,5 mm.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=9uWoRZdCDJQ

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
