
Ilustrasi ketupat Lebaran. (Dok Aston)
JawaPos.com - Lebaran tak lengkap tanpa ketupat. Menu yang terbuat dari bahan baku utama beras itu, menjadi menu utama sajian Lebaran ditemani dengan menu lainnya. Misalnya rendang, opor, sambal goreng hati, dan sayur labu. Maka saat Lebaran tinggal menghitung hari, cobalah berbagai resep ala Chef Hotel untuk membuat ketupat yang enak.
Sous Chef Aston Priority Simatupang Hotel and Conference Center Agus Setiawan menjelaskan ada beberapa langkah untuk membuat ketupat yang istimewa. Kuncinya adalah pada bahan baku beras yang terbaik.
"Sebaiknya beras pandan wangi ya, jangan beras pera. Nanti kualitasnya kurang bagus dan rasanya kurang enak," kata Chef Agus kepada JawaPos.com baru-baru ini.
Langkah 1
Siapkan daun ketupat baik yang sudah instan atau masih harus diikat simpulnya. Kemudian siapkan juga beras kualitas premiun pandan wangi agar rasanya lebih legit dan enak. Lalu cuci beras dengan bersih sebelum dimasukkan ke dalam daun ketupat.
Langkah 2
Sesuaikan takaran dengan jenis beras yang dipakai. Sebaiknya isi rongga daun ketupat sampai 3/4 isinya. Dan sisakan 1/4 riang agar jangan terlalu pera atau keras.
"Tak akan kelembekan atau keras jika isinya pas. Yang bagus itu perbandingannya 3/4 dan 1/4. Sehingga hasilnya pas," jelas Chef Agus.
Langkah 3
Memasak ketupat sebaiknya dengan panci besar. Sehingga bisa membuat ruang ketupat lebih besar dan titik kematangan lebih merata. Lakukan selama 4 jam atau lebih. Semakin banyak porsi ketupat maka semakin lama juga waktunya.
Langkah 4
Setelah ketupat matang, sebaiknya ketupat digantung atau didinginkan dengan suhu ruang. Gantung di tempat yang kering sehingga ketupat bisa tahan 2 hari dalam suhu ruang.
Langkah 5
Potong ketupat dengan cara yang tepat. Caranya dengan menggunakan pisau yang tajam. Sehingga hasilnya tidak berantakan atau tercongkel dengan potongan yang tak rapi.
"Tips untuk para ibu adalah pisaunya harus tajam. Banyak ibu rumah tangga enggan membersihkan pisau saat sudah lengket. Maka jika hasilnya mau bagus, harus tajam pisaunya," jelas Chef Agus.
Kandungan Gizi Pada Beras
Dilansir dsri Style Craze, Jumat (31/5), nutrisi dalam beras seperti karbohidrat, lemak, protein bisa menambah energi bagi tubuh. Satu porsi cangkir jeras berjumlah kalori sekitar 216 kalori. Kontribusi jumlah kalori berasal dari karbohidrat (185), lemak (14,7), protein (17,2). Total karbohidrat dalam porsi nasi adalah sekitar 44,8 gram yaitu sekitar 15 persen, serat makanan 14 persen, sedangkan sisanya adalah gula.
Photo
Beras. Berasa memiliki kandungan yang baik bagi tubuh. (Fredik Tarigan/Jawa Pos)
Jumlah protein sekitar 5 gram yaitu sekitar 10 persen dari penyajian. Kandungan lemak dalam beras adalah sekitar 3 persen. Ini termasuk lemak jenuh dan trans-lemak. Lemak jenuh adalah 2 persen sebanding dengan trans-lemak. Beras mengandung Vitamin E, K, dan B6. Selain itu ada juga kontribusi tiamin, niasin, folat, kolin, betain, riboflavin sehingga menjadi proporsi yang cukup besar. Mineral yang hadir dalam proporsi beras ini adalah kalsium, besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium dan seng.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
