
Suasana khidmat Shalat Idulfitri di Masjid Raya lslamic Center, yang diikuti oleh ribuan jemaah, Sabtu (21/3). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Di bawah langit yang cerah berbalut awan tipis, suasana khidmat begitu terasa di Masjid Raya lslamic Center Surabaya, saat ribuan umat Islam menunaikan Shalat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu pagi (21/3).
Sejak selepas Subuh, derap langkah demi langkah jemaah mengalir menuju masjid megah milih Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini. Pelataran hingga ruang utama dipenuhi umat yang datang dari berbagai penjuru daerah.
Dari luar, bangunan masjid tiga lantai dengan dominan warga putih, tampak seperti menyambut lautan manusia yang terus berdatangan: ada yang berjalan kaki, tak sedikit pula yang menggunakan kendaraan pribadi.
Memasuki ruang dalam, suasana berubah menjadi lebih hening namun tetap hangat. Ribuan jemaah laki-laki berjejer rapi dengan baju koko dan peci, bersiap mengikuti rangkaian ibadah.
Di sudut lain, ribuan jemaah perempuan membentangkan sajadah dengan warna dan motif yang beragam. Mukena berwarna lembut seperti putih, krem, hingga pastel menciptakan pemandangan yang menenangkan.
Sementara itu, gema takbir terus dikumandangkan melalui pengeras suara, seakan mengajak para umat untuk bergegas memenuhi sisi masjid untuk merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa.
Papan pengumuman bertuliskan pelaksanaan Shalat Idulfitri, lengkap dengan nama dan wajah KH A. Zul Hilmi selaku imam sekaligus khotib shalat, menjadi penanda bahwa hari kemenangan telah tiba.
Sekitar pukul 06.00 WIB, Shalat Idulfitri dua rakaat dimulai. Suasana yang semula riuh oleh lantunan takbir perlahan berubah menjadi hening, hanya menyisakan gerakan shalat serempak ribuan jemaah.
Usai shalat, khatib KH Zul Hilmi mengajak umat Islam menjadikan Idulfitri bukan sekadar perayaan, melainkan titik awal untuk membangun kehidupan yang lebih bersih, termasuk dalam menjaga lisan.
"Sebulan penuh puasa seharusnya membentuk seseorang menjadi sosok yang bijaksana pasca Ramadhan. Hati mereka mampu mengendalikan setiap tindakan selama puasa, terutama mulutnya," ucapnya lantang.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
