
Suasana Masjid Sunan Ampel Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com - Bulan Ramadhan sering menjadi momen istimewa bagi banyak orang untuk melakukan perjalanan spiritual, salah satunya dengan menjelajahi masjid-masjid bersejarah di Indonesia. Di antara deretan masjid tua yang memiliki nilai sejarah tinggi, Masjid Sunan Ampel menjadi salah satu destinasi yang selalu menarik perhatian.
Terletak di kawasan Ampel, Surabaya, masjid ini bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga saksi penting perkembangan Islam di Jawa sejak abad ke-15. Keberadaannya tidak dapat dipisahkan dari peran Sunan Ampel, salah satu tokoh penyebar Islam yang tergabung dalam Wali Songo.
Masjid ini hingga kini masih berdiri kokoh dan menjadi magnet wisata religi, terutama saat Ramadhan. Ribuan peziarah datang setiap hari untuk beribadah sekaligus menelusuri jejak sejarah dakwah Islam di kawasan yang dahulu dikenal sebagai Ampel Denta.
Masjid Tertua di Surabaya yang Berdiri Sejak 1421
Sejarah Masjid Sunan Ampel bermula pada tahun 1421. Masjid ini didirikan oleh Raden Rahmat bersama dua sahabatnya, yaitu Mbah Sholeh dan Mbah Sonhaji.
Pembangunan masjid ini terjadi pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit. Menurut berbagai catatan sejarah, lahan tempat berdirinya masjid diberikan oleh raja Majapahit kepada Sunan Ampel sebagai pusat kegiatan dakwah dan pendidikan Islam.
Saat itu, kawasan tersebut dikenal dengan nama Ampel Denta. Wilayah ini kemudian berkembang menjadi pusat penyebaran Islam di Surabaya. Dari sinilah banyak murid dan ulama dididik sebelum menyebarkan ajaran Islam ke berbagai wilayah di Nusantara.
Tak hanya sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menjadi pusat pendidikan berbasis pesantren. Banyak tokoh penting Islam di Jawa yang pernah menimba ilmu di kawasan Ampel, menjadikannya salah satu titik penting perkembangan peradaban Islam di Indonesia.
Arsitektur Kuno Perpaduan Jawa dan Timur Tengah
Salah satu hal paling menarik dari Masjid Sunan Ampel adalah arsitekturnya yang mencerminkan akulturasi budaya. Bangunan masjid memadukan unsur arsitektur Jawa kuno dengan sentuhan gaya Timur Tengah.
Ciri paling mencolok adalah atap tumpang tiga berbentuk limasan atau tajug, yang merupakan gaya khas arsitektur Jawa pada masa Majapahit. Bentuk atap ini melambangkan gunung, yang dalam tradisi Jawa dianggap sebagai tempat suci dan simbol kedekatan manusia dengan Tuhan.
Selain itu, masjid ini ditopang oleh 16 pilar kayu jati berukuran besar. Setiap tiang memiliki diameter sekitar 60 sentimeter dan panjang mencapai 17 meter. Tiang-tiang tersebut bukan hanya berfungsi sebagai struktur penyangga bangunan, tetapi juga memiliki simbolisme religius yang melambangkan jumlah rakaat salat dalam sehari.
Keunikan lain adalah 48 pintu melengkung yang mengelilingi bangunan masjid. Pintu-pintu ini memperlihatkan pengaruh arsitektur Timur Tengah dengan bentuk lengkungan khas. Ukurannya cukup besar, sekitar 1,5 meter lebar dan 2 meter tinggi, sehingga memberikan kesan ruang yang lapang dan terbuka.
Kompleks masjid juga dilengkapi dengan lima gapura paduraksa yang menjadi pintu masuk kawasan Ampel. Gapura tersebut dikenal dengan nama panyeksen, madep, ngamal, poso, dan munggah. Kelima gapura ini melambangkan lima rukun Islam, sekaligus menunjukkan kuatnya filosofi spiritual dalam tata ruang kawasan masjid.
Ornamen-ornamen yang menghiasi gapura juga memperlihatkan akulturasi budaya. Beberapa motif bahkan menampilkan simbol Surya Majapahit yang merupakan lambang kerajaan pada masa itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
