Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Maret 2026 | 22.30 WIB

5 Menu Makanan Hangat untuk Berbuka Puasa, Penuh Gizi untuk Keluarga

Ilustrasi bubur kacang hijau memiliki kandungan protein dan serat agar energi lebih stabil saat berpuasa. (Allofresh) - Image

Ilustrasi bubur kacang hijau memiliki kandungan protein dan serat agar energi lebih stabil saat berpuasa. (Allofresh)

Jawapos.com - Tak perlu mahal atau mewah, menu berbuka puasa sederhana tetap akan memenuhi kebutuhan gizi keluarga setelah seharian berpuasa. Kunci utamanya ada pada seimbangnya nutrisi, karbohidrat sebagai sumber energi, protein untuk pemulihan tubuh, serat dari sayur dan buah, serta cairan yang cukup agar tidak dehidrasi.

Selain makanan manis, mengosumsi makanan maupun minuman hangat sangat dianjurkan saat berbuka puasa. Dengan perencanaan yang tepat, keluarga tetap bisa menikmati momen berbuka yang hangat, sehat dan penuh kebersamaan. Berikut beberapa menu berbuka puasa dengan makanan hangat.

1. Pisang rebus/kukus

Pisang rebus/kukus merupakan takjil yang praktis, sederhana dan kaya nutrisi. Setelah seharian berpuasa, tubuh perlu asupan energi yang dapat dipulihkan begitu cepat tanpa memberatkan kerja lambung. Kandungan karbohidrat alami dalam pisang, seperti fruktosa, glukosa, dan sukrosa yang membantu mengembalikan tenaga secara bertahap dan stabil. Pisang juga tinggi kalium yaitu mineral yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh serta mendukung fungsi otak.

“Pisang kaya akan kalium dan karbohidrat yang memberikan energi. Kalium sangat penting dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh serta fungsi otak," menurut Mayo Clinic pada 2023.

2. Bubur kacang hijau

Dilansir dari British Nutrition Foundation (2021), setelah berpuasa seharian, tubuh membutuhkan energi untuk memulihkan kadar gula darah. Bubur kacang hijau termasuk pilihan takjil sederhana, mudah dibuat, dan kaya akan nutrisi. Kacang hijau memiliki kandungan protein nabati, serat, zat besi dan antioksidan. Protein untuk membantu pemulihan sel dan jaringan serta serat untuk menjaga pencernaan tetap stabil.

Teksturnya yang lembut membuat bubur kacang hijau lebih ramah untuk lambung dibanding makanan berat/gorengan saat berbuka. Pentingnya mengonsumsi makanan yang mengandung protein dan serat saat berbuka agar energi lebih stabil sepanjang hari.

3. Ubi rebus/kukus

Ubi rebus atau kukus sangat cocok untuk berbuka karena memiliki kandungan karbohidrat kompleks, sehingga energi yang dilepaskan akan stabil dan membantu mencegah lonjakan gula darah setelah seharian berpuasa. Kaya akan beta-karoten (vit A) yang berperan untuk menjaga daya tahan tubuh. Serta kandungan serat yang membantu pencernaan bekerja lebih ringan setelah seharian berpuasa. Ubi yang direbus tanpa ada kandungan minyak akan lebih ringan dibanding gorengan.

Selama Ramadhan sangat dianjurkan memilih karbohidrat kompleks seperti gandum utuh dan umbi-umbian karena dapat membantu menyediakan energi yang dilepaskan secara perlahan dan menjaga rasa kenyang lebih lama (British Nutrition Foundation, 2021).

4. Kolak pisang

Menu andalan selalu hadir saat puasa Ramadhan yaitu kolak pisang. Kolak pisang mengandung karbohidrat alami dari pisang dan ubi yang dapat membantu mengembalikan kadar gula darah secara bertahap setelah seharian berpuasa.

Teksturnya yang lembut dan hangat dapat dengan mudah dicerna oleh lambung yang kosong dalam waktu lama. Agar tetap bergizi dan tidak berlebihan kalori, penggunaan gula aren dan santan encer secukupnya.

Berbuka puasa dengan sesuatu yang ringan dan manis alami dapat membantu memulihkan kadar gula darah secara bertahap sebelum mengonsumsi makanan utama (BBC ,2023).

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore