
Mengajak anak diskusi adalah salah satu cara menumbuhkan empati saat puasa Ramadhan (freepik)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan adalah momen istimewa untuk menanamkan nilai kebaikan pada anak. Selain melatih menahan lapar dan haus, puasa Ramadhan juga menjadi sarana efektif membangun empati.
Empati adalah kemampuan memahami dan merasakan perasaan orang lain. Dalam pendidikan karakter anak, empati berperan penting membentuk pribadi yang peduli dan penuh kasih.
Menurut APA, empati membantu anak membangun hubungan sosial yang sehat dan mengurangi perilaku agresif. Nilai sangat relevan dengan semangat Ramadhan.
Selain itu, Greater Good Science Center menjelaskan bahwa empati dapat dilatih sejak usia dini melalui pengalaman dan pembiasaan. Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk proses tersebut.
Berikut 5 cara mengajarkan empati ke anak lewat puasa Ramadhan secara sederhana dan bermakna sebagaimana dilansir dari laman UNICEF, Harvard University dan Healthy Children, Rabu (4/3) :
1. Mengajak anak memahami makna lapar dan haus
Puasa membantu anak merasakan sedikit pengalaman menahan lapar dan haus. Dari sini orang tua bisa menjelaskan bahwa di luar sana ada orang yang merasakan hal serupa setiap hari.
Menurut UNICEF, membantu anak memahami kondisi orang lain dapat meningkatkan kepedulian sosial. Diskusi ringan setelah sahur atau berbuka bisa menjadi momen refleksi dengan anak.
Anda juga bisa menanyakan kepada anak bagaimana rasanya menahan lapar. Lalu arahkan pembicaraan tersebut pada pentingnya berbagi dengan yang membutuhkan.
Dengan pendekatan lembut, anak belajar bahwa puasa bukan sekadar kewajiban. Puasa adalah latihan merasakan dan peduli.
2. Melibatkan anak dalam kegiatan berbagi
Berbagi takjil atau makanan sahur kepada tetangga bisa menjadi pengalaman berharga. Anak yang terlibat langsung akan lebih memahami makna sedekah.
Harvard University dalam riset perkembangan anak menekankan bahwa keterlibatan langsung meningkatkan pembelajaran sosial dan emosional. Intinya pengalaman nyata lebih efektif daripada sekadar nasihat.
Anda mulai bisa melibatkan anak saat menyiapkan kolak, kurma atau nasi kotak sederhana dan biarkan mereka ikut membagikan dengan senyum. Kegiatan ini pasalnya bisa menumbuhkan rasa bahagia karena memberi.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
