Ilustrasi puasa mutih. (pressfoto/Freepik)
JawaPos.com - Fenomena umat Islam yang tetap berpuasa di bulan Ramadhan namun meninggalkan shalat wajib 5 waktu masih sering dijumpai. Lantas, bagaimana hukum orang yang berpuasa di bulan Ramadhan tapi tidak menjalankan shalat?
Dosen Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Malang, Ahmad Fatoni, Lc., M.Ag, menjelaskan bahwa shalat dan puasa Ramadhan merupakan dua ibadah yang sama-sama wajib dalam Islam.
Kedua ibadah tersebut termasuk dalam rukun Islam. Shalat wajib dikerjakan lima kali sehari semalam, sementara puasa Ramadhan dilaksanakan selama satu bulan penuh.
Menurutnya, ulama membagi hukum orang yang berpuasa tapi meninggalkan ibadah shalat ke dalam dua kategori.
Pertama, jika seseorang meninggalkan shalat saat menjalankan puasa Ramadhan karena menganggap shalat itu tidak wajib, maka orang tersebut dapat dianggap keluar dari Islam (murtad).
"Dalam kondisi ini, puasanya otomatis batal atau tidak sah karena salah satu syarat sah ibadah adalah muslim. Mengingat shalat merupakan penentu keislaman seseorang, mengingkari kewajibannya berdampak pada tidak sahnya seluruh ibadah, termasuk puasa," ungkap Ahmad Fatoni kepada JawaPos.com.
Hukum kedua orang yang melaksanakan puasa tapi tidak melaksanakan shalat karena malas atau lalai, hukum puasanya tetap sah namun orang tersebut berdosa meninggalkan kewajiban shalat.
"Jika seseorang meninggalkan shalat karena malas atau lalai, maka status keislamannya tetap sah dan puasanya tidak batal secara hukum fiqih. Namun, perbuatannya dapat merusak pahala puasa," jelasnya.
Dia menegaskan bahwa antara pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan dengan ibadah shalat tidak ada keterkaitan secara langsung karena keduanya merupakan dua ibadah berbeda.
"Puasanya tetap sah, tapi nilai ibadahnya bisa hilang karena shalat merupakan kunci diterimanya amal ibadah. Selain itu, meninggalkan shalat termasuk dosa besar," tegas Ahmad Fatoni.
Ahmad Fatoni lebih lanjut menjelaskan bahwa shalat adalah tiang agama, sementara puasa merupakan perisai dari kemaksiatan.
"Keduanya adalah kewajiban yang harus dikerjakan oleh setiap muslim. Puasa tidak semestinya hanya dimaknai sebagai menahan lapar dan haus, melainkan sarana membentuk ketakwaan yang seharusnya tercermin dalam ketaatan dalam menjalankan shalat," ungkap Ahmad Fatoni.
Bagi umat Islam yang masih berpuasa namun belum konsisten menjalankan ibadah shalat, Ahmad Fatoni mengajak untuk segera bertaubat dan memperbaiki diri. Menurut dia, memanfaatkan momentum bulan Ramadhan untuk perbaikan diri merupakan momentum terbaik.
“Siapa yang berpuasa tetapi meninggalkan shalat, hendaklah bertaubat. Rahmat dan ampunan Allah SWT Maha Luas dan Dia mencintai hamba-hamba-Nya yang mau bertaubat,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
