Tidak makan makanan berminyak dan berkalori berat ketika berbuka puasa adalah salah satu tips agar tidak mengantuk saat tarawih (freepik)
JawaPos.com – Rasa mengantuk saat melaksanakan shalat tarawih merupakan pengalaman umum yang dialami banyak orang pada bulan suci Ramadhan. Hal ini disebabkan karena ritme tidur yang berubah drastis selama puasa dan kebiasaan malam hari yang kerap bergeser.
Banyak studi menunjukkan bahwa puasa dapat memengaruhi pola tidur dan durasi istirahat tubuh sehingga kelelahan dan rasa kantuk di malam hari menjadi lebih mudah terjadi.
Memahami cara mengelola energi dan tidur saat Ramadhan sangat penting agar dapat menjalankan tarawih dengan fokus, khusyuk dan tanpa terganggu rasa mengantuk yang berlebihan.
Berikut 7 tips agar tidak mengantuk saat tarawih sebagaimana dilansir dari laman John Hopkins Aramco Healthcare dan Pubmed Journal, Senin (23/3) :
Baca Juga: Berat Badan Terasa Tidak Turun Saat Menjalankan Puasa Ramadhan? Inilah 5 Penyebab Kesalahan Diet
Selama Ramadhan, pola tidur sering berubah karena bangun sahur, ibadah tarawih dan tidur larut malam. Hal ini dapat mengurangi jam tidur total yang pada akhirnya memicu kantuk di malam hari.
Penelitian menunjukkan bahwa perubahan jadwal tidur bisa memengaruhi ritme sirkadian tubuh yang berpotensi menyebabkan mudah mengantuk dan kelelahan di siang hari atau malam hari.
Untuk itu, penting memperhatikan pola tidur dengan mencoba tidur lebih awal setelah tarawih dan tidur kembali setelah sahur sehingga tubuh tetap mendapatkan total 6-8 jam istirahat.
Makan besar berlemak atau berkalori tinggi saat berbuka dapat menyebabkan tubuh bekerja ekstra keras untuk mencerna makanan sehingga mengganggu energi dan memicu rasa kantuk.
Para ahli menyarankan mengonsumsi makanan lebih ringan, kaya serat, protein dan karbohidrat kompleks untuk memberikan energi stabil sepanjang malam.
Selain itu, konsumsi air putih yang cukup saat berbuka dan sahur sangat penting untuk mencegah dehidrasi yang bisa menyebabkan kelelahan dan kantuk.
Selain itu, hindari juga makanan yang terlalu manis atau berminyak dekat waktu tidur karena dapat meningkatkan gangguan pencernaan dan mengurangi kualitas tidur.
Kafein adalah stimulan yang bisa membantu menjaga kewaspadaan tetapi jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur juga bisa mengganggu kualitas tidur di malam hari.
Ahli kesehatan menyarankan agar konsumsi kafein seperti kopi dan teh dibatasi setidaknya 4-6 jam sebelum tidur agar tidak mengurangi waktu tidur yang nyenyak.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
