
Ilustrasi orang makan sahur. (Freepik)
JawaPos.com - Sahur seringkali dianggap sekadar rutinitas makan di waktu dini hari. Padahal, momen ini memegang peran penting dalam menentukan kenyamanan dan stamina tubuh selama berpuasa seharian penuh.
Cara kita menyantap sahur mulai dari pilihan menu hingga waktunya bisa sangat memengaruhi energi, fokus, bahkan suasana hati sepanjang hari.
Agar puasa tetap terasa ringan dan tubuh tetap bertenaga, ada beberapa hal penting yang patut diperhatikan saat sahur. Berikut hal penting tentang sahur yang bisa Anda praktikan agar puasa tetap bertenaga seharian:
1. Jangan Melewatkan Sahur
Meski rasa kantuk sering menggoda untuk melewatkannya, sahur sebaiknya tidak diabaikan. Sahur membantu tubuh mengisi ulang energi dan cairan sebelum berpuasa. Tanpa sahur, tubuh lebih rentan mengalami lemas, sakit kepala, dan sulit berkonsentrasi. Sahur juga menjadi bentuk mengikuti sunah yang dianjurkan karena mengandung keberkahan.
2. Susun Menu dengan Gizi Seimbang
Sahur ideal bukan soal porsi besar, melainkan komposisi yang tepat. Kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta vitamin dan mineral akan membantu tubuh bertahan lebih lama. Karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau oatmeal melepaskan energi secara perlahan, sementara protein dari telur, ikan, atau tahu membantu menjaga rasa kenyang dan daya tahan tubuh.
3. Mengonsumsi Makanan Banyak Serat
Serat berperan besar dalam menjaga rasa kenyang dan kesehatan pencernaan. Sayuran hijau, buah segar, serta biji-bijian membantu memperlambat proses cerna sehingga rasa lapar tidak datang terlalu cepat. Selain itu, asupan serat yang cukup juga membantu mencegah gangguan pencernaan selama puasa.
4. Minum Air Putih yang Cukup
Hidrasi seringkali diabaikan saat sahur. Padahal, tubuh tidak akan mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam setelahnya. Pastikan minum air putih yang cukup saat sahur, bukan hanya satu atau dua teguk. Menyertakan buah tinggi air seperti semangka atau mentimun juga bisa membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.
5. Waspadai Makanan Pemicu Haus
Makanan yang terlalu asin, pedas, atau berminyak dapat membuat tubuh cepat merasa haus. Begitu pula minuman berkafein seperti kopi dan teh yang bisa meningkatkan pengeluaran cairan tubuh. Jika ingin puasa terasa lebih nyaman, sebaiknya batasi jenis makanan dan minuman ini saat sahur.
6. Pilih Waktu Sahur yang Tepat
Sahur sebaiknya dilakukan mendekati waktu Subuh, bukan terlalu awal. Dengan begitu, energi dari makanan dapat bertahan lebih lama hingga siang hari. Menyantap sahur terlalu cepat justru membuat tubuh kehabisan tenaga lebih awal saat puasa belum lama dimulai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022