
Kamaruddin Amin
JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) menyambut malam turunnya Al-qur'an atau Nuzulul Quran dengan kegiatan istimewa. Yaitu, mengejar rekor khataman Al-qur'an sebanyak 350 ribu kali hanya dalam tempo sehari. Acara khataman Alquran 350 ribu kali rencananya digelar Minggu (16/3) bertepatan dengan 16 Ramadan 1446 Hijriyah.
Sekretaris Jenderal Kemenag Kamaruddin Amin menuturkan, kegiatan khataman Alquran 350 ribu kali dalam sehari untuk medorong kebersamaan umat Islam dalam membaca dan mengkhatamkan Al-qur'an. Kemudian penyelenggaraannya secara bersama-sama diharapkan mampu menguatkan semangat keislaman dan kebangsaan. Serta mengajak umat Islam untuk mencintai, memahami, dan meneladani Al-qur'an.
"Bulan Ramadhan merupakan bulan suci bagi Umat Islam. Pada bulan ini umat Islam diwajibkan berpuasa dan di bulan ini pula diturunkan Al-Qur'an yang menjadi pedoman hidup bagi Umat Islam," tutur Kamaruddin dalam keterangannya di Jakarta pada Sabtu (14/3).
Lebih lanjut dijelaskan, peserta yang terlibat dalam program Indonesia Khataman Alquran ini terdiri dari berbagai unsur. Di antaranya Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an, Badan Kesejahteraan Masjid/Masjid, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri, Kantor Urusan Agama, Majelis Taklim dan Komunitas Pengajian, Pesantren, Madrasah dan Masyarakat Umum. Mereka seluruhnya telah terestimasi 350 ribu kelompok dari Aceh hingga Papua.
Khataman Alquran itu dilaksanakan bersama-sama alam bentuk kelompok atau majelis. Setiap kelompok berjumlah tiga sampai dengan sepuluh orang yang dipimpin oleh satu orang coordinator. Setiap kelompok wajib mendaftarkan diri dengan cara mengunjungi halaman pendaftaran secara online.
Indonesia Khataman Alquran dimulai pada Minggu (16/3) pada pukul 00.01 WIB sampai dengan 19.00 WIB. Setelah itu dilanjutkan dengan tadarrus bersamma juz 30 yang dipimpin oleh Imam Masjid Istiqlal pada pukul 20.00 WIB yang diikuti masyarakat secara offline dan online.
"Program ini diharapkan menjadi momentum bersejarah dalam memasyarakatkan khataman Alquran secara luas dan berkelanjutan di Indonesia," pungkas Kamaruddin.
Sementara itu, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kemenag Phil Sahiron mengajak semua pihak terutama civitas akademika kampus Islam turut serta memeriahkan dan mensukseskan agenda kegiatan Indonesia Khataman Al-qur'an.
"Program Indonesia Khataman Al-qur'an ini adalah agenda yang baik dan strategis dalam menguatkan nilai-nilai spiritualitas dan kebangsaan kita secara bersama-sama sebagai bagian dari upaya membangun peradaban bangsa," tuturnya.
Sahiron yang juga merupakan penggagas metode hermeneutika Alquran ma’na-cum-maghza itu menambahkan program Indonesia Khataman Al-Qur'an tersebut dapat ditindaklanjuti di kampus-kampus PTKI. Tujuannya untuk menguatkan implementasi nilai-nilai Keagamaan dan kebangsaan di dunia akademik. "Untuk mari kita meriahkan dan sukseskan agenda Indonesia Khataman Alquran tersebut," jelasnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
