Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Maret 2025 | 21.57 WIB

Simak Bacaan Doa Buka Puasa Ramadhan Lengkap dengan Tata Cara Berdasarkan Syariat Islam dan Ulama, Selama Ini Masih Banyak yang Salah!

Ilustrasi doa berbuka puasa di bulan Ramadhan. (Freepik) - Image

Ilustrasi doa berbuka puasa di bulan Ramadhan. (Freepik)


JawaPos.Com - Bulan Ramadhan merupakan momen penuh berkah yang selalu dinantikan umat Islam di seluruh dunia.

Salah satu amalan utama yang dilakukan selama bulan suci Ramadhan ini adalah berpuasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Setelah menahan lapar dan dahaga sepanjang hari, waktu berbuka puasa menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu.

Namun, tahukah Anda bahwa masih banyak orang yang kurang tepat dalam membaca doa buka puasa?

Tak jarang, doa yang diucapkan tidak sesuai dengan riwayat yang benar, atau bahkan ada yang terbiasa mengucapkan doa yang keliru tanpa disadari.

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami bacaan doa berbuka puasa yang benar sesuai sunnah, agar ibadah kita lebih sempurna dan penuh keberkahan.

Selain itu, ada juga tata cara berbuka puasa yang dianjurkan dalam Islam, termasuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi pertama kali serta menghindari kebiasaan yang bisa mengurangi pahala puasa.

Mari simak doa berbuka puasa yang benar beserta tata cara yang dianjurkan agar ibadah kita semakin sempurna di bulan penuh ampunan ini!

Dilansir dari NU Online, Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha dalam Hasyiyah I'anatut-thalibin, menyampaikan bahwa waktu membaca doa yang tepat adalah setelah selesai membatalkan puasa usai mengonsumsi kurma atau minum air putih.

Hal itu merujuk pada makna yang terkandung dalam doa tersebut.

Ketika akan membatalkan puasa setelah masuk waktu Maghrib,dianjurkan untuk membaca bismilah secara lengkap dan kemudian membatalkan puasa dengan mengonsumsi kurma atau air.

Berikut tata cara buka puasa yang benar menurut panduan syariat dan ulama:

1. Menyegerakan buka puasa ketika sudah masuk waktu Maghrib ditandai dengan kumandang adzan Maghrib.

2. Membaca basmalah secara lengkap yaitu Bismillâhir Rahmânir Rahîm sebelum membatalkan puasa.

3. Makan kurma untuk membatalkan puasa. Yang disunahkan kurma yang dimakan adalah yang ganjil. Misalnya 3 butir, 5 butir, dan seterusnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore