Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Februari 2025 | 22.41 WIB

3 Peran Ramadhan dalam Menumbuhkan Solidaritas Sosial, Berikut Penjelasannya

Ilustrasi solidaritas sosial di bulan Ramadan. (freepik.com/rawpixel.com) - Image

Ilustrasi solidaritas sosial di bulan Ramadan. (freepik.com/rawpixel.com)

JawaPos.com - Dalam menyambut bulan suci Ramadan, sejatinya kita juga perlu membersihkan diri dan menjauhi segala larangan Allah SWT.

Sebagaimana salah satu ayat tentang Ramadan ini terdapat dalam surat Al-Baqarah ayat 183 yang berbunyi “Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Dalam menuju pribadi yang bertakwa ini, tentunya ada amalan kebaikan yang dianjurkan oleh Allah SWT melalui Rasulullah SAW. Salah satunya adalah menumbuhkan solidaritas sosial. 

Merangkum dari laman Kemenag dan IAIN Kudus pada Rabu (26/02), berikut 3 poin penting tentang peran Ramadan dalam menumbuhkan solidaritas sosial : 

1. Keutamaan sedekah di bulan Ramadan

Rasulullah yang dikenal sangat dermawan juga digambarkan sebagai sosok yang lebih dermawan saat Ramadan. Dalam hadis dijelaskan 

“Dari Ibnu Abbas, dia berkata, “Rasulullah SAW adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. 

Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah SAW melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhori)

2. Melatih rasa empati 

Dengan menahan rasa lapar dan dahaga, puasa melatih umat Islam untuk menjadi insan yang mampu berempati, yakni merasakan kesulitan fakir miskin.

Hal ini diharapkan melahirkan sikap ta'awun, yakni semangat saling menolong dan bekerja sama dengan orang lain secara tulus dan baik.

Orang yang kaya berbagi dengan saudaranya yang fakir miskin, orang berilmu selayaknya bisa berbagai pengetahuan dengan orang lain, dan orang yang sedang mendapat amanah kekuasaan, sudah seharusnya menyejahterakan rakyatnya.

3. Membersihkan diri dengan zakat fitrah

Zakat fitrah menjadi penutup kekurangan-kekurangan puasa seperti kecerobohan dan kelalaian saat pelaksanaannya.

Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda “Zakat fitrah sebagai penyucian bagi orang yang berpuasa dari omong kosong dan kata-kata kotor, serta untuk memberi makan orang miskin.”

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore