
BERHAWA SEJUK: Sebuah mobil melintas di kawasan wisata Bendung Sutami di tepi jalan nasional Blitar-Malang (9/3).
Bagi pemudik yang melintas di jalur selatan Jawa Timur, Bendungan Sutami yang bersuasana tenang bisa menjadi opsi. Menawarkan pemandangan bendungan dengan suasana sejuk dan dingin khas Malang.
SHOLEH HILMI QOSIM, Kab Malang
---
BENDUNGAN Sutami terletak persis di tepi jalan nasional Blitar–Malang. Berada tepat di sisi barat Terminal Karangkates, bendungan yang lebih dikenal sebagai Waduk Karangkates itu cocok jadi pilihan peristirahatan bagi pemudik yang melalui jalur selatan Jawa Timur.
Taman wisata yang berlokasi di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, dan dikelola Perum Jasa Tirta tersebut jauh dari kata ramai. Cindy Mazlinda, penjaga loket, menyebut, sehari-hari pengunjung rata-rata hanya 15 sampai 20 orang pada hari biasa.
”Kalau weekend, bisa 50 sampai 100-an orang,” bebernya kepada Jawa Pos, Sabtu awal bulan lalu (9/3).
Pada Sabtu siang itu, Jawa Pos sama sekali tidak bersisian dengan pengunjung lain. Hanya ada para petugas yang tengah melakukan perawatan dan renovasi.
Cindy menuturkan bahwa gazebo serta tempat duduk yang menghadap ke bendungan biasanya menjadi spot paling favorit bagi wisatawan. Apalagi ditambah embusan angin sejuk khas Malang.
”Biasanya ada yang duduk-duduk bawa tikar sendiri sambil piknik,” sambungnya.
Fasilitas yang tersedia juga cukup lengkap. Ada restoran, kafe, kolam renang, hingga musala di area wisata yang memiliki luas 6 hektare tersebut. Namun, sayangnya hanya terdapat dua kamar mandi di area seluas itu.
Para pengunjung juga harus jalan kaki cukup jauh untuk mengakses dua toilet tersebut. Masing-masing berada di sudut kawasan.
Area parkir cukup luas. Bisa menampung sampai 20 mobil. Tapi, rambu petunjuk cukup membingungkan. Ada pula beberapa rambu yang belum diperbarui. Salah satunya petunjuk pintu keluar yang justru menuju jalan buntu.
Menanggapi kerancuan rambu tersebut, Koordinator Pariwisata Sutami–Lahor Gatot Suryadono menerangkan, pihaknya akan segera melakukan perbaikan. ”Kami akan tambah rambu-rambu untuk memperjelas pengunjung. Supaya arah tujuannya jelas,” paparnya.
Pemudik yang hendak menepi di Waduk Karangkates harap menyediakan uang tunai. Sebab, mayoritas pelayanan hanya menerima uang tunai. Untuk penarikan uang, jarak ATM terdekat yang tersedia adalah ATM BCA.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
