
Ilustrasi zakat fitrah.
JawaPos.com - Lebih dari sekadar kewajiban agama, zakat fitrah memiliki tujuan mulia, ini merupakan sumber keberkahan yang tak terhingga bagi yang mengeluarkan dan yang menerimanya. Dengan membayar zakat fitrah, umat Muslim tidak hanya membersihkan diri dari kesalahan dan dosa
Saat kita memasuki bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, penting untuk memahami tidak hanya mekanisme dasar tentang zakat fitrah, tetapi juga manfaat yang luas dan mendalam yang diperoleh baik oleh penerima maupun pemberi zakat.
Selain itu, dengan zakat fitrah ini juga dapat memberikan kesempatan bagi individu dan atau keluarga yang kurang beruntung untuk merayakan Idul Fitri dengan layak. Hal ini menciptakan lingkungan sosial yang lebih inklusif dan membantu memastikan bahwa setiap individu dalam masyarakat dapat merasakan kehangatan dan kegembiraan dalam momen yang berharga ini.
Dilansir dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Zakat berasal dari kata "zaka" yang memiliki makna suci, baik, penuh berkah, serta berkembang. Istilah "zakat" dipilih karena menyiratkan harapan untuk mendapatkan berkah, membersihkan jiwa, dan memupuk kebaikan dalam diri (Fikih Sunnah, Sayyid Sabiq: 5).
Berdasarkan Peraturan Menteri Agama No 52 Tahun 2014, Zakat adalah harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim atau badan usaha yang dimiliki oleh orang Islam untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya sesuai dengan syariat Islam.
Zakat fitrah merupakan kewajiban zakat yang harus dikeluarkan oleh umat Muslim baik lelaku atau perempuan, menjelang perayaan Idul Fitri atau selama bulan suci Ramadan. Besaran zakat fitrah ditetapkan setara dengan 3,5 liter atau 2,7 kilogram dari bahan makanan pokok.
Berikut syarat untuk seorang muslim ketika membayar zakat fitrah:
1. Beragama Islam
2. Hidup pada saat bulan ramadhan;
3. Memiliki kelebihan kebutuhan pokok untuk malam dan hari raya idul fitri;
Di Indonesia, umumnya zakat fitrah disalurkan dalam bentuk beras, disesuaikan dengan makanan pokok masyarakat. Terdapat alternatif lain juga untuk zakat fitrah juga bisa dibayarkan dengan uang tunai yang nilainya setara dengan harga bahan makanan pokok.
Dalam praktiknya, zakat fitrah memiliki tujuan-tujuan syar'i yang mulia, yang bertujuan untuk membawa manfaat baik di dunia maupun di akhirat, bagi semua lapisan masyarakat. Tujuan-tujuan tersebut mencakup:
1. Bukti Ketaatan Pada Allah SWT
Menunaikan kewajiban zakat merupakan tindakan yang menunjukan ketaatan kaum mukminin, seperti dalam firmannya dalam Al-Qur’an :
إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَآتَى الزَّكَاةَ وَلَمْ يَخْشَ إِلَّا اللَّهَ ۖ فَعَسَىٰ أُولَٰئِكَ أَنْ يَكُونُوا مِنَ الْمُهْتَدِينَ
Artinya : “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allâh dan hari akhir, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allâh, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk.” [QS at-Taubah/9:18]
2. Sebagai Bentuk Syukur atas Nikmat Allah

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
