Tanaman hias yang membersihkan udara/ Sumber: freepik.com
JawaPos.com – Di balik suka cita mudik, ada saja pikiran was-was karena meninggalkan sesuatu di rumah yang sedang kosong. Salah satunya adalah aneka tanaman hias yang dirawat sepenuh hati selama ini.
Coba tips meninggalkan tanaman saat mudik berikut, agar tanaman tetap segar selama ditinggal. Pikiran cemas meninggalkan sekumpulan tanaman hias di rumah hampir sama stresnya seperti saat berkemas mau liburan.
Seperti, siapa yang akan menyiram tanamannya nanti?, apakah tanamannya mendapat cukup air?, apakah pupuknya cukup untuk ditinggal selama mudik?, apakah tanaman masih hidup ketika kembali ke rumah?
Berikut 5 cara yang bisa dilakukan agar tanaman hias tidak layu saat ditinggal mudik:
Menurut Yourhomeandgarden.co.nz, sebelum pergi, sebaiknya cek tanaman dan pangkas dedaunan yang sudah mati, mulai layu, atau sudah tidak sedap dipandang. Daun yang mulai layu akan menyerap air lebih banyak.
Sehingga tanaman cepat kering ketika ditinggal dan berdampak seluruh tanaman ikut layu. Daun yang kondisinya kurang baik bisa juga disebabkan karena bakteri, jamur, atau hama.
Mikroorganisme tersebut dapat mudah berpindah ke daun yang lain. Bagian tanaman yang tadinya sehat pun bisa jadi ikut layu atau mati.
Selain itu, jika tidak memungkinkan penyiraman selama ditinggal, singkirkan kuncup atau bunga. Keduanya harus disiram lebih sering untuk mempertahankan kondisinya.
Selanjutnya yakni menyiramnya secara rutin beberapa hari sebelum mudik. Lakukan hal ini kalau kamu mudik selama 1-2 minggu. Sekali pun tanamannya tidak perlu disiram sering-sering atau terlalu basah, kali ini lakukan dengan pengecualian.
Lakukan penyiraman pada siang hari untuk menghindari jamur. Siram sampai air keluar dari lubang drainase artinya, kondisinya sangat basah. Ulangi jika diperlukan.
Biarkan kelebihan air mengalir setelah disiram untuk menghindari hama atau akar membusuk. Serta, seka daun-daunnya dari cipratan air supaya tidak membuatnya busuk atau layu.
Pastikan tanaman ditempatkan dalam wadah yang tepat, seperti pot atau keranjang, dan beri lubang untuk drainase air yang berlebihan. Hal ini akan membantu tanaman tetap segar dan terhidrasi selama mudik.
Kelompokkan tanaman sesuai dengan jenis agar mempermudah dalam perawatannya. Sebab, tak semua tanaman butuh disiram setiap hari ataupun butuh sinar matahari penuh.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
