
Ustadz Abdul Somad sedang berceramah Sumber foto : Instagram/@ustadzabdulsomad_official
JawaPos.com - Batalnya ibadah puasa seseorang di bulan Ramadhan adalah ketika masuknya sesuatu ke rongga-rongga atau lubang tubuhnya, baik mulut, hidung, telinga atau lainnya.
Namun, bagaimana dengan penggunaan headset di telinga yang memasuki rongga tubuh manusia? Apakah membatalkan puasa?
Apakah semua yang masuk ke dalam rongga tubuh adalah membatalkan puasa termasuk mengenakan headset?
Terkait dengan hukum tersebut, Ustadz Abdul Somad memberikan penjelasan mengenai penggunaan headset saat puasa.
Dikutip dari YouTube Ustadz Abdul Somad Official, nampak ia mendapatkan sebuah pertanyaan mengenai diperbolehkan atau tidaknya mengenakan headset saat puasa.
Ia kemudian menceritakan tentang sering mendapatkan perdebatan serupa, seperti mengupil saat puasa, mandi di kolam renang, mengorek telinga saat puasa dan lain sebagainya.
“Ini sama ketika kita kecil-kecil dulu, saya kecil dulu, ngupil batal puasa,” ungkap alumni Universitas Al-Azhar tersebut.
“Mandi di kolam renang katanya jangan kentut, nanti kalau kentut batal karena dia kentut angin keluar, masuk air ke dalam batal,” lanjutnya.
Pertanyaan-pertanyaan semacam ini muncul karena terdapat sebuah hukum yang mengatakan bahwa masuknya sesuatu ke dalam rongga tubuh dapat membatalkan puasa.
Hidung, mulut maupun telinga merupakan beberapa rongga dalam tubuh manusia, sehingga sering dianggap membatalkan puasa jika memasukkan sesuatu ke dalamnya.
“Memasukkan sesuatu ke dalam rongga, hidung ini kan rongga,” tutur pendakwah kelahiran Silo Lama, Asahan, Sumatera Utara tersebut.
Melalui unggahan YouTube pada 1 April 2020 tersebut, ia menegaskan mengenai hukum mengenakan headset ketika puasa, ia memberikan penjelasan tolok ukur dari batalnya suatu puasa.
“Memasukkan sesuatu ke dalam tenggorokan lewat lebih ke lambung. Itu yang batal,” ungkapnya.
Sedangkan memasukkan headset bukan termasuk memasukkan sesuatu hingga sangat dalam ke rongga tubuh manusia.
Begitupun dengan mengorek telingan, memasukkan tangan ke hidung seperti mengupil, itu tidak membatalkan puasa.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
