Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 15 Maret 2024 | 21.36 WIB

Mengapa Umat Islam Disunnahkan Berbuka Puasa dengan Kurma? Begini Penjelasannya

ilustrasi berbuka puasa dengan kurma./ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi berbuka puasa dengan kurma./ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Ramadhan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Hijriah, berada di antara bulan Sya'ban dan Syawwal, terjadi selama 29 atau 30 hari, tergantung pada penampakan hilal.

Selama Ramadhan, umat Islam melakukan berbagai ibadah seperti puasa, berdoa, sedekah, tadarus Al-Quran, zakat, salat tarawih, dan lainnya.

Selama berpuasa, umat Islam makan di waktu sahur dan ketika azan Subuh berkumandang menjadi tanda untuk menahan makan, minum, merokok dan kebutuhan fisik lainnya hingga matahari terbenam atau azan Magrib.

Selama Ramadhan, umat Islam tidak mengonsumsi makanan dan minuman dari fajar hingga matahari terbenam.

Hal ini dapat membuat mereka merasa lemas, sedangkan kurma kaya akan protein yang bisa memberikan energi dan kekuatan instan pada tubuh.

Selain protein, kurma juga kaya akan serat, zat besi, vitamin, mineral, natrium dan kalium membantu menjaga tubuh tetap bugar dan sehat, dikutip Hindustantimes, Jumat (15/3).

Kurma diketahui mendukung pergerakan usus sehat dan meningkatkan kesehatan otak. Mereka memberikan nutrisi sehat bagi tubuh dan membantu mengurangi peradangan.

Dalam kitab suci Al-Quran, kurma disebutkan sebanyak 22 kali, mencerminkan maknanya. Dipercaya juga bahwa Nabi Muhammad dulu lebih suka mengonsumsi kurma untuk berbuka puasa.

Oleh karena itu, umat Islam di seluruh dunia mengikuti tradisi ini. Al-Quran juga menyatakan Nabi Muhammad menyebutkan bahwa seseorang harus mengonsumsi tujuh kurma di pagi hari setiap hari.

Umat Islam pun disunnahkan berbuka puasa dengan makan kurma dalam bilangan ganjil. Lalu, dilakukan salat Magrib dan melanjutkan konsumsi makanan berat yang nikmat dan menyehatkan.

Dilansir NU Online, Nabi Muhammad sangat merekomendasikan kurma sebagai makanan pembuka puasa. Jika tidak ada kurma lembek, Nabi akan memakan kurma kering, dan jika tidak ada lagi, barulah Rasulullah meminum air putih.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore