
Ilsutrasi niat puasa Ramadhan/ Jcomp-Freepik
JawaPos.com - Bulan suci yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat Muslim telah tiba. Bulan Ramadhan 1445 H datang lebih cepat dari tahun sebelumnya. Menjalankan puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun Islam. Sebelum berpuasa umat Muslim diwajibkan untuk membaca niat puasa Ramadhan.
Membaca niat puasa Ramadhan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan merupakan salah satu aspek penting. Dengan demikian, setiap amal ibadah yang dilakukan akan diterima oleh Allah SWT dengan baik dan memberikan keberkahan serta kebaikan.
Banyak dari masyarakat yang menganggap bahwa niat puasa Ramadhan harus dilafalkan setiap malam saat bulan Ramadhan, tetapi terdapat pula bagian masyarakat yang menganggap bahwa membaca niat puasa Ramadhan cukup satu kali saja untuk sebulan penuh.
Dilansir dari laman MUI Digital, dalam pembacaan niat puasa terdapat sedikit perbedaan dalam Mazhab Syafi'i dan Mazhab Maliki.
Menurut Mazhab Syafi'i niat puasa harus dilakukan setiap hari ketika malam bulan ramadhan. Syekh Sulaiman Al-Bujairimi dalam karyanya, Hasyiyatul Iqna’, menerangkan sebagai berikut:
“Disyaratkan berniat di malam hari bagi puasa wajib seperti puasa Ramadhan, puasa qadha, atau puasa nadzar. Ini berdasarkan hadis Rasulullah SAW, ‘Siapa yang tidak berniat di malam hari sebelum fajar, maka tiada puasa baginya.’ Karenanya, harus niat puasa di setiap hari (bulan Ramadan) jika melihat redaksi zahir hadits.” (Sulaiman Al-Bujairimi, Hasyiyatul Iqna’, juz 2)
Sedangkan menurut Mazhab Maliki, cukup berniat untuk berpuasa sebulan penuh pada malam pertama Ramadhan saja sehingga tidak perlu memperbarui niat puasa dalam setiap hari, dengan alasan bahwa puasa Ramadhan merupakan satu kesatuan ibadah. (Yusuf Al-Qaradlawi, Fiqh al-Shiyam, hal. 84)
Di bawah ini adalah bacaan niat puasa Ramadhan untuk dibaca setiap malam hari, yaitu sebagai berikut:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هٰذِهِ السَّنَةِ فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri ramadhani hadzihis sanati lilahi ta'ala
Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Kemudian niat puasa Ramadhan untuk sebulan penuh, di bawah ini:
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhani hadzihis sanati taqlidan Iil imami malikin fardlan lilahi ta'ala
Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah Ta'ala."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
