Logo JawaPos

Rekayasa Lalu Lintas Arus Mudik: Kebijakan Satu Arah, Contraflow, hingga Ganjil Genap di Tol Mulai 18 April

ILUSTRASI: Sejumlah kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat. Polri menerapkan kebijakan jalur satu arah atau - Image

ILUSTRASI: Sejumlah kendaraan melintas di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat. Polri menerapkan kebijakan jalur satu arah atau

JawaPos.com – Skema pengaturan arus lalu lintas di jalan tol kembali diberlakukan selama musim mudik dan balik angkutan Lebaran 2023. Mulai rekayasa arus satu arah (one way), mengubah sebagian arus lalin (contraflow), hingga penerapan ganjil genap. Termasuk juga pembatasan operasional angkutan barang.

Penetapan tersebut disepakati melalui keputusan bersama yang ditandatangani pihak-pihak terkait. Yakni, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, dan Korlantas Polri.

Dirjen Perhubungan Darat Hendro Sugianto mengungkapkan, sistem one way, contraflow, maupun ganjil genap berlaku secara serentak pada periode arus mudik dan dua periode arus balik. Sistem ganjil genap, misalnya, diterapkan mulai Km 47 (Karawang Barat) sampai Km 414 (gerbang tol Kalikangkung).

Pada periode arus mudik, ganjil genap diberlakukan dari Karawang Barat–Kalikangkung pada 18 April 2023 pukul 14.00–24.00. Lalu, 19–21 April 2023 mulai pukul 08.00–24.00.

Pada arus balik, pemerintah membagi dua periode. Yakni, pada 24 dan 25 April serta 29-30 April dan 1 Mei. Lokasinya sama, dari GT Kalikangkung sampai Karawang Barat. Hanya waktunya yang berbeda (selengkapnya lihat grafis).

Sistem one way, kata Hendro, diberlakukan untuk periode arus mudik mulai Km 72 (Cikampek) sampai Km 414 (GT Kalikangkung). Yakni, pada 18 April pukul 14.00–24.00. Kemudian, pada 19–21 April mulai pukul 08.00 hingga 24.00.

Pada arus balik periode I, one way berlaku mulai 24 April pukul 14.00 hingga 24.00. Yakni, mulai Km 414 sampai Km 72. Kemudian, pada 25 April berlangsung 24 jam atau hingga 26 April pukul 08.00 di titik yang sama. Arus balik periode II berlaku mulai 29 April hingga 1 Mei. ”Contraflow berlaku di waktu yang sama dengan penerapan one way, tapi mulai Km 47 Karawang Barat hingga Km 72 Cikampek,” terang dia kemarin (6/4).

Selain tiga skema tersebut, lanjut Hendro, ada pembatasan operasional angkutan barang. Pengaturannya diberlakukan pada ruas jalan tol dan non-tol. Masa arus mudik diterapkan mulai 17 April pukul 16.00 sampai 21 April pukul 24.00. Sementara arus balik periode I berlaku mulai 24 April pukul 00.00 sampai 26 April pukul 08.00. Serta, arus balik periode II berlaku mulai 29 April pukul 00.00 sampai 2 Mei pukul 08.00. ”Pembatasan ini tidak berlaku bagi angkutan barang yang dikecualikan seperti pengangkut bahan bakar dan makanan,” paparnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, Operasi Ketupat digelar 18 April hingga 1 Mei. Namun, untuk menyiapkan prakondisi arus mudik dan balik, dilakukan operasi rutin yang ditingkatkan. ”Operasi rutin yang ditingkatkan ini dilakukan satu minggu sebelum 18 April dan satu minggu setelah 1 Mei,” jelasnya.

Kebijakan tersebut dilaksanakan untuk mengantisipasi dan mempersiapkan sesuai dengan data yang diberikan Kementerian Perhubungan bahwa terjadi peningkatan arus mudik dan arus balik. ”Sesuai arahan Presiden Jokowi, pelaksanaan pengamanan arus mudik dan balik harus lebih baik daripada tahun lalu,” katanya.

Karena itu, Polri menggelar rakor lintas sektoral lebih awal. Dengan begitu, bisa melakukan evaluasi sekaligus sinergi dalam perbaikan manajemen rekayasa lalu lintas. ”Kita harapkan kecelakaan lalu lintas bisa kita turunkan, mudik aman dan lancar,” paparnya.

Begitu pula dengan ancaman cuaca ekstrem yang berpotensi memengaruhi. Misalnya, longsor dan banjir. Semua kondisi itu perlu diantisipasi. ”Rumah-rumah juga perlu kita jaga. Semua aspek diamankan,” tuturnya.

Pada bagian lain, dukungan pengamanan datang dari TNI Angkatan Laut yang menyiapkan personel dan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali memastikan keamanan di sekitar pelabuhan. ”Pasti kami membantu Kementerian Perhubungan dan Pelindo dalam melaksanakan pengamanan mudik Lebaran, terutama yang lewat laut,” katanya.

Tidak hanya itu, pihaknya siap menyediakan angkutan untuk mudik gratis. Angkutan yang bisa disediakan TNI-AL adalah KRI. ”Kalau memang diperlukan, kami akan menyiapkan satu KRI untuk mudik gratis, terutama bagi pengendara motor,” terang Ali.

Bansos dan Layanan Kesehatan

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore