Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 April 2020 | 10.15 WIB

Ahli Gizi Sebut Tidak Perlu Minum Madu atau Minuman Manis Saat Sahur

Ilustrasi minuman manis - Image

Ilustrasi minuman manis

JawaPos.com - Agar puasa bisa tetap bugar dan mampu menahan haus serta lapar tanpa lemas, biasanya orang mengonsumsi minuman manis seperti madu atau teh manis. Minuman itu sering juga diminum saat sahur. Benarkah efektif?

Ahli Gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Hardinsyah menjelaskan minuman manis seperti madu atau teh manis tak perlu diminum saat sahur. Terpenting adalah makanan bergizi seimbang.

"Sahur itu bukan mengonsumsi minuman bergula atau manis," kata Prof Hardinsyah kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Sebab jika saat sahur mengonsumsi minuman manis atau minuman bergula, justru akan cepat diubah menjadi gula darah oleh tubuh. Akibatnya malah menjadi cepat lapar atau haus. "Madu dan kurma atau teh manis baiknya saat berbuka untuk memulihkan energi," ujarnya.

Jika ingin minum minuman manis boleh saja dikonsumsi tapi sebelum sahur. Paling baik tentunya perbanyak minum air putih agar tubub tetap terhidrasi.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=J3kwJqfNR1o

https://www.youtube.com/watch?v=gGSkI9fPe7Y

https://www.youtube.com/watch?v=5hmKS9U7yVw

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore