Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Mei 2021 | 21.14 WIB

Friderica: Tak Ada Open House, Jadi Bisa Fokus ke Keluarga

Pedagang merapihkan Pernak-pernik ketupat hias di Pasar Asemka, Jakarta, Selasa (4/5/2021). Pedagang mulai menjual Pernak-pernik jelang Lebaran seperti ketupat hias dengan harga mulai dari Rp.15.000 - Rp. 60.000.FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS - Image

Pedagang merapihkan Pernak-pernik ketupat hias di Pasar Asemka, Jakarta, Selasa (4/5/2021). Pedagang mulai menjual Pernak-pernik jelang Lebaran seperti ketupat hias dengan harga mulai dari Rp.15.000 - Rp. 60.000.FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

JawaPos.com - Suasana hari raya Idul Fitri kali ini masih diselimuti oleh wabah pandemi Covid-19. Meskipun demikian, tak mengurangi makna kemenangan hari besar umat Islam selama sebulan penuh menjalani ibadah puasa menahan hawa nafsu.

Direktur Utama PT BRI Danareksa Sekuritas Friderica Widyasari Dewi mengatakan, kemenangan yang Fitri ini dimaknai dengan keberhasilan diri bukan hanya menahan haus dan lapar. Tapi juga menahan segala emosi yang melatih diri untuk lebih bersabar.

“Kemenangan, kembali fitri, setelah sebulan penuh kita berpuasa, menahan hawa nafsu. Nggak cuma nafsu makan minum juga nafsu lainnya misal marah, menggerutu, dan lain-lain,” ujarnya kepada JawaPos.com beberapa waktu lalu.

Sama seperti hari Lebaran tahun lalu, lanjutnya, kali ini pun sebaiknya mensyukuri nikmat kedekatan dengan keluarga inti. Jika biasanya saat pandemi belum hadir ditengah-tengah kita banyak yang mengadakan ‘open house’, kali ini merupakan momen yang tepat untuk menghabiskan bersama antara orangtua dan anak agar lebih akrab.

“Lebaran ini terasa makin dekat dengan keluarga. Ngga ada open house siapapun. Jadi bisa lebih fokus ke keluarga,” ucapnya.

Perempuan yang akrab disapa Kiki ini pun juga tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat bersilaturahmi dengan orang tua dan mertua yang kebetulan berada di kota yang sama. “Ke rumah ortu dan mertua. Dengan tetap bermasker dan jaga jarak,” ungkapnya.

Kiki berpesan, protokol kesehatan harus selalu dilakukan demi keselamatan bersama dan untuk orang-orang yang kita cintai agar tidak terpapar virus Covid-19.

Ia menambahkan, meskipun Lebaran kali ini tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya, namun dirinya tetap menikmati kesyahduan indahnya rasa kebersamaan keluarga. Rasa sayang ditunjukkan melalui menahan diri intuk tetap menjaga jarak.

“Harus bisa menjaga diri dan keluarga tercinta Beda banget pasti dengan lebaran sebelum pandemi. Tapi saya juga bisa merasakan kenikmatannya,” pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore