
Masjid Al Ittihad terletak di RT 01/04, Desa Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat.
Bila bicara masjid di Depok, maka yang terlintas di pikiran kita adalah masjid Kubah Mas. Tapi, tahukah kamu? Di Depok, ada masjid yang berusia 2,5 abad.
SACHRIL AGUSTIN, Jakarta
Masjid Al Ittihad terletak di RT 01/04, Desa Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat. Dahulu pembangunan masjid ini dimulai oleh H. Ketong.
Awalnya, masjid ini memakai beton yang dicat putih. Pembangunan masjid ini, secara berturut-turut dilanjutkan tokoh masyarakat penerusnya yaitu H. Siman, H. Husin, dan H. Rauf bin Husin. Pada waktu itu, setiap jamaah membawa batu kali dari Kali Ciliwung.
Saat JawaPos.com melakukan peninjauan langsung, masjid ini sedang dalam tahap renovasi. Struktur bangunan masjid ini diubah semua. Seperti bagian eksteriornya, masjid ini dicat bewarna hijau. Di bagian samping, ditambah tempat wudu untuk laki-laki dan perempuan.
"Dana dari pembangunan masjid ini dari swadaya masyarakat sekitar. Sebenarnya bisa saja minta ke pemerintah, tapi biar ada kedekatan pribadi saja. Wali Kota juga ngasih," kata Ketua DKM RW 04 Bojong Pondok Terong dan juga Ketua panitia pembangunan Abdul Rhokib, di masjid Al Ittihad, Depok, Jumat (18/5).
Ia menambahkan, fondasi tiang di dalam interior untuk masjid ini juga diperkuat. Tiangnya, dari yang semula berbentuk lingkaran, diberi semen hingga berbentuk segi empat. Perubahan ini dilakukan agar daya tahan untuk menopang bangunan semakin kuat.
Tak hanya itu, masjid ini semula hanya satu lantai. Tapi, dikarenakan banyak jamaah yang hadir ke masjid ini, tempat ibadah umat Islam ini ditingkatkan satu lantai.
"Awalnya nggak tingkat, tapi karena jamaah yang hadir banyak jadi kita buat dua lantai. Saat Idul Fitri itu jalan sampai ditutup karena jamaahnya banyak," tuturnya.
Sementara itu, Ketua Seksi Kepemudaan Turmuzi, renovasi dimulai sejak 2013. Untuk dana, dicari setiap hari Minggu. "Kan ada pengeras suara yang jangkauannya bisa sampai tiga kilometer (km). Dari situ kita ajak masyarakat untuk menyumbang. Setiap hari Minggu kita dapat dana 10 juta, paling kecil 5 juta," bebernya.
Dari renovasi ini, terlihat fondasi gapura yang belum direnovasi. Di depan masjid, ditambah tempat wudu dan toilet. Sementara di samping masjid yang direnovasi tempat wudunya diberi 13 kran dan 2 toilet untuk laki-laki dan 13 kran dan 2 toilet untuk perempuan.
"Pembangunan masjid ini memang sempat terhenti karena ada miss komunikasi dengan kontraktor. Tapi sekarang sudah dilanjutkan," pungkas dia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
