Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Mei 2018 | 12.55 WIB

Menelisik Jejak Masjid Tertua di Depok Berusia 2,5 Abad

Masjid Al Ittihad terletak di RT 01/04, Desa Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat. - Image

Masjid Al Ittihad terletak di RT 01/04, Desa Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat.

Bila bicara masjid di Depok, maka yang terlintas di pikiran kita adalah masjid Kubah Mas. Tapi, tahukah kamu? Di Depok, ada masjid yang berusia 2,5 abad.



SACHRIL AGUSTIN, Jakarta


Masjid Al Ittihad terletak di RT 01/04, Desa Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat. Dahulu pembangunan masjid ini dimulai oleh H. Ketong.


Awalnya, masjid ini memakai beton yang dicat putih. Pembangunan masjid ini, secara berturut-turut dilanjutkan tokoh masyarakat penerusnya yaitu H. Siman, H. Husin, dan H. Rauf bin Husin. Pada waktu itu, setiap jamaah membawa batu kali dari Kali Ciliwung.


Saat JawaPos.com melakukan peninjauan langsung, masjid ini sedang dalam tahap renovasi. Struktur bangunan masjid ini diubah semua. Seperti bagian eksteriornya, masjid ini dicat bewarna hijau. Di bagian samping, ditambah tempat wudu untuk laki-laki dan perempuan.


"Dana dari pembangunan masjid ini dari swadaya masyarakat sekitar. Sebenarnya bisa saja minta ke pemerintah, tapi biar ada kedekatan pribadi saja. Wali Kota juga ngasih," kata Ketua DKM RW 04 Bojong Pondok Terong dan juga Ketua panitia pembangunan Abdul Rhokib, di masjid Al Ittihad, Depok, Jumat (18/5).


Ia menambahkan, fondasi tiang di dalam interior untuk masjid ini juga diperkuat. Tiangnya, dari yang semula berbentuk lingkaran, diberi semen hingga berbentuk segi empat. Perubahan ini dilakukan agar daya tahan untuk menopang bangunan semakin kuat.


Tak hanya itu, masjid ini semula hanya satu lantai. Tapi, dikarenakan banyak jamaah yang hadir ke masjid ini, tempat ibadah umat Islam ini ditingkatkan satu lantai.


"Awalnya nggak tingkat, tapi karena jamaah yang hadir banyak jadi kita buat dua lantai. Saat Idul Fitri itu jalan sampai ditutup karena jamaahnya banyak," tuturnya.


Sementara itu, Ketua Seksi Kepemudaan Turmuzi, renovasi dimulai sejak 2013. Untuk dana, dicari setiap hari Minggu. "Kan ada pengeras suara yang jangkauannya bisa sampai tiga kilometer (km). Dari situ kita ajak masyarakat untuk menyumbang. Setiap hari Minggu kita dapat dana 10 juta, paling kecil 5 juta," bebernya.


Dari renovasi ini, terlihat fondasi gapura yang belum direnovasi. Di depan masjid, ditambah tempat wudu dan toilet. Sementara di samping masjid yang direnovasi tempat wudunya diberi 13 kran dan 2 toilet untuk laki-laki dan 13 kran dan 2 toilet untuk perempuan.


"Pembangunan masjid ini memang sempat terhenti karena ada miss komunikasi dengan kontraktor. Tapi sekarang sudah dilanjutkan," pungkas dia.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore