Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Maret 2026 | 14.18 WIB

Ramadhan Lebih Fokus & Berenergi : 7 Kebiasaan Pagi Hari agar Puasa Lebih Produktif

Peregangan ringan adalah salah satu kebiasaan pagi agar puasa lebih produktif (freepik)

JawaPos.com –  Bulan suci Ramadhan adalah momen memperbaiki kualitas ibadah dan produktivitas harian. Namun perubahan pola tidur dan makan sering membuat pagi terasa lebih berat saat berpuasa.

Padahal waktu pagi dikenal sebagai waktu paling efektif untuk bekerja dan beraktivitas. Dengan membangun kebiasaan pagi yang tepat, puasa Ramadhan bisa tetap produktif dan penuh energi.

Menurut Harvard Business Review, rutinitas pagi yang konsisten membantu meningkatkan fokus dan efektivitas kerja. Pola ini sangat relevan diterapkan selama bulan Ramadhan.

Selain itu, WHO menekankan pentingnya keseimbangan fisik dan mental untuk menjaga performa harian. Artinya kombinasi ibadah dan manajemen waktu menjadi kunci produktivitas saat puasa.

Berikut 7 kebiasaan pagi hari agar puasa lebih produktif sebagaimana dilansir dari laman Harvard Business Review dan Mayo Clinic, Selasa (3/3) :

  1. Bangun lebih awal dan tidak tidur lagi setelah subuh

Setelah sahur dan shalat subuh, hindari langsung kembali tidur. Artinya bangun lebih awal memberi waktu tambahan untuk aktivitas yang bermanfaat.

Menurut Sleep Foundation, konsistensi waktu bangun membantu menjaga ritme sirkadian tubuh. Ritme yang stabil meningkatkan energi di siang hari. Intinya memulai hari lebih awal juga memberi kesempatan untuk merencanakan aktivitas.

  1. Membaca Al-Qur’an atau berdzikir

Pagi hari adalah waktu yang tenang dan minim gangguan. Membaca Al-Qur'an setelah subuh membantu menenangkan pikiran sebelum memulai aktivitas.

Yaqeen Institute for Islamic Research menjelaskan bahwa praktik spiritual rutin dapat meningkatkan ketenangan batin. Ketenangan ini berdampak pada produktivitas.

Dengan hati yang lebih tenang, maka fokus kerja dan belajar bisa menjadi lebih baik dan terarah.

  1. Minum air yang cukup saat sahur

Hidrasi yang cukup saat sahur berpengaruh pada energi pagi hari. Kekurangan cairan pasalnya dapat menyebabkan lemas dan sulit berkonsentrasi.

Menurut Mayo Clinic, dehidrasi ringan saja sudah dapat memengaruhi mood dan fokus. Pastikan minum air secara bertahap sebelum imsak.

Hindari minuman berkafein berlebihan saat sahur. Intinya air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk menjaga stamina saat puasa.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore